TRIBUNJAKARTA.COM - Politikus NasDem Ahmad Sahroni dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Posisinya digantikan Rusdi Masse Mappasessu yang sebelumnya menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPR RI.
Kini, Ahmad Sahroni duduk sebagai anggota Komisi I DPR RI.
Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim mengklaim, hal tersebut merupakan rotasi biasa di fraksi.
"Rotasi rutin, sesuatu yang biasa aja di NasDem," ujar Hermawi.
Diketahui, Komisi III DPR RI berperan memastikan tegaknya hukum dan keadilan di Indonesia. Sebagai lembaga yang berwenang dalam bidang hukum, hak asasi manusia dan keamanan, Komisi III memiliki tanggungjawab untuk mengawasi kinerja lembaga- lembaga penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan.
Lantas siapa Rusdi Masse?
Dikutip dari laman resmi Fraksi NasDem DPR RI, Rusdi Masse Mappasessu merupakan anggota DPR RI dari Dapil Sulawesi Selatan III.
Dapil Sulawesi Selatan III meliputi Kabupaten Toraja Utara, Sidrap, Pinrang, Enrekang, Luwu, Tana Toraja, Luwu Utara, Luwu Timur dan Kota Palopo.
Rusdi Masse meraih 161.301 suara pada Pemilu Legislatif 2024.. Rusdi populer disapa dengan akronim namanya, RMS.
Pria kelahiran Rappang 3 Maret 1973 ini mengawali kiprah politiknya sebagai anggota DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) periode 2004-2009.
Namun, di tengah masa jabatannya sebagai anggota DPRD, masyarakat Sidrap menghendakinya menjadi bupati. Atas dukungan tersebut, Rusdi menjabat sebagai bupati Sidrap selama dua periode, yakni pada 2008 hingga 2018.
Ia pernah tercatat sebagai bupati termuda di Indonesia pada tahun 2009 (pada waktu itu RMS berusia 35 tahun) yang berhasil menorehkan pembangunan di wilayahnya.
Pada masa kepemimpinannya di Sidrap, hasil pembangunan yang ia torehkan adalah pembangunan sirkuit balap motor bertaraf internasional. Di kampung halamannya, RMS dikenal sebagai tokoh dan anutan kalangan anak muda, terutama yang hobi di dunia balap dan otomotif.
Tidak banyak yang tahu bahwa kiprah RMS di dunia politik ia pelajari secara otodidak.
RMS cerita hanya bermodalkan uang puluhan ribu rupiah, saat hijrah dari Sulawesi ke Jakarta. Di Ibu Kota, ia hidup menjalani profesi sebagai buruh dan sopir truk.
Pada awalnya ia jalani dengan berbisnis angkutan pelayaran.
Sukses di usaha angkutan antarpulau itu, membuat Rusdi melakukan pengembangan usaha dalam skala yang lebih besar. Ide dan membuat perubahan di kampung halaman Kabupaten Sidrap mulai terpikirkan hingga akhirnya sukses merebut tongkat kepemimpinan di Sidrap sejak 2008.
Gantikan Ahmad Sahroni
Rusdi kini ditunjuk menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI menggantikan Ahmad Sahroni.
Hal itu tertuang dalam Surat Fraksi Partai NasDem bernomor F. NasDem.758/DPR-RI/VIII/2025 bertanggal 29 Agustus 2025, seperti dilihat Tribunnews pada Jumat (29/8/2025).
Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat, dan Sekretaris Fraksi NasDem DPR RI Ahmad Sahroni.
Sebelumnya, Ahmad Sahroni mendapatkan sorotan dari warganet.
Hal itu usai pernyataanya yang menyebut soal "orang tolol sedunia" saat merespons wacana pembubaran DPR RI, viral di media sosial.
Dalam keterangannya, Ahmad Sahroni yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu mengatakan siapa saja boleh mengkritik DPR RI. Namun tidak boleh mencaci maki berlebihan, karena bisa merusak mental.
"Mental manusia yang begitu adalah mental manusia tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia," kata Ahmad Sahroni saat kunjungan kerja di Polda Sumut, Jumat (22/8/2025). (TribunJakarta.com/Tribunnews.com)