Medan (ANTARA) - Dua unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut) difungsikan sebagai penyaluran makanan untuk membantu warga terdampak banjir di wilayah tersebut.
"Langkah itu adalah implementasi nyata perintah Kapolri agar pelayanan publik Polri dapat menyesuaikan kebutuhan prioritas kemanusiaan di lapangan," ujar Kasatgas MBG Polri Irjen Pol Nurworo Danang dalam keterangan diterima di Medan, Sabtu.
Nurworo mengatakan sesuai petunjuk Kapolri, program dapat berubah arah jika diperlukan demi kemanfaatan yang lebih mendesak.
Menurut dia, dalam situasi itu kebutuhan warga terdampak menjadi prioritas utama, yang semua penyesuaian dilakukan demi kemanusiaan.
"Pengalihan itu merupakan bentuk respons cepat demi memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak bencana," kata dia.
Pada operasional normal, SPPG 1 Kepolisian Resor (Polres) Serdang Bedagai memproduksi 2.600 porsi per hari, sedangkan SPPG 2 sebanyak 2.500 porsi per hari, untuk mendukung peningkatan gizi 5.054 siswa penerima MBG di 47 sekolah.
Secara nasional, Polri terus memperluas fungsi pelayanan gizi melalui pembangunan SPPG di seluruh Tanah Air. Saat ini tercatat 264 unit SPPG operasional, 131 unit dalam tahap persiapan operasional dan 288 unit dalam proses pembangunan
Sehingga, total 1.084 SPPG telah dan akan dibangun, tersebar di 545 titik Polres dan Polda di Indonesia sebagai penguatan ketahanan gizi, ruang pemulihan, dan cadangan dukungan bantuan kemanusiaan pada situasi darurat seperti bencana alam.
Nurworo mengatakan aksi pengalihan SPPG untuk masyarakat terdampak banjir di Serdang Bedagai menjadi bukti Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga menjaga kehidupan.
"Dapur tetap menyala, tangan tetap bergerak, dan bantuan terus disalurkan bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit," ucapnya.







