Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan sebanyak 50 unit rumah warga yang tersebar di sejumlah kecamatan rusak parah akibat terjangan banjir bandang yang terjadi sejak Rabu hingga Kamis (26-27/11).
“Jumlah kerusakan rumah warga ini masih bersifat sementara, saat ini pemerintah daerah masih terus berupaya melakukan pendataan terhadap kerusakan akibat banjir,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi di Meulaboh, Sabtu.
Ia menyebutkan lokasi sebaran rumah warga yang rusak, di antaranya di Kecamatan Pante Cereumen, Kecamatan Sungai Mas, Kecamatan Woyla Barat, Kecamatan Woyla Timur, Kecamatan Woyla, dan Arongan Lambalek.
Akibat bencana alam ini, juga telah menyebabkan masyarakat di sejumlah kecamatan terpaksa mengungsi karena rumahnya rusak dan masih terdampak bencana banjir.
Pemerintah daerah hingga saat ini juga masih terus berupaya menerobos kawasan pemukiman yang masih terkurung banjir, sekaligus melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terkurung.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga berupaya mengerahkan sejumlah truk bersama TNI dan Polri guna membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Bupati mengatakan sulitnya jaringan komunikasi selular di 10 kecamatan yang terdampak banjir, juga membuat proses pengiriman logistik bantuan juga terhambat.
“Pemerintah daerah terus berupaya mengakses pemukiman yang masih terisolasi akibat banjir, termasuk mengantar bantuan yang dibutuhkan,” kata Tarmizi.







