Ringkasan Berita:
- Pemkab Abdya menggelar zikir dan doa bersama bagi korban banjir dan longsor Aceh pada penutupan Pekan Kreativitas Pendidikan Abdya 2025.
- Bupati Safaruddin menyampaikan duka mendalam dan mengajak seluruh masjid/musalla di Abdya untuk doa bersama serta memperkuat solidaritas.
- Kegiatan dipimpin Tgk H Farmadi ZA dan dihadiri unsur Forkopimda serta masyarakat Abdya.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar zikir dan doa bersama untuk korban banjir dan longsor yang sedang melanda Aceh beberapa hari lalu.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Abdya, pada penutupan Pekan Kreativitas Pendidikan Abdya tahun 2025, Jumat (28/11/2024) malam.
Bupati Abdya Safaruddin sebelum zikir dan doa bersama mengatakan, Pemerintah Abdya menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.
"Di tengah cobaan ini, kami mengimbau dan mengajak seluruh masjid dan musalla di Kabupaten Abdya untuk melaksanakan doa bersama, memohon perlindungan Allah SWT, memohon keselamatan bagi saudara-saudara kita, serta memohon agar bencana ini segera diangkat," ucap Safaruddin.
Ia mengajak masyarakat untuk kuatkan ikhtiar dengan doa, kepedulian, dan solidaritas.
"Saatnya kita saling menopang, saling menguatkan, dan menunjukkan bahwa Aceh adalah satu keluarga besar," ungkap Safaruddin.
“Semoga Allah SWT melindungi dan meneguhkan hati seluruh masyarakat Aceh,” tambah Safaruddin.
Zikir dan do’a bersama itu dipimpin oleh Tgk H Farmadi ZA, Pimpinan Dayah Manyang Puskiyai Aceh.
Pada kegiatan tersebut, ikut hadir Kajari Abdya, Bambang Heripurwanto, Wakapolres Abdya Kompol Misyanto, perwakilan dari Kodim 0110/ Abdya, Ketua MPU Abdya Tgk Muhammad Dahlan, para pejabat, serta masyarakat Abdya. (*)