...Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban keluarga yang masih menetap di hunian sementara
Kupang (ANTARA) - Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo membagikan fasilitas MCK bagi 2.983 warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang masih menetap di Hunian Sementara (Huntara) II Desa Konga, Kecamatan Titehena, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Hendry Novika Chandra dalam penjelasannya kepada wartawan di Kupang, Sabtu mengatakan, bantuan yang diberikan itu merupakan bagian dari program Bakti Sosial Batalyon Dhira Brata Akpol Angkatan 1990 yang menyasar pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di lokasi pengungsian.
Henry menjelaskan rombongan Wakapolri tiba di Huntara II sekitar pukul 12.10 Wita dan disambut secara adat oleh Kepala Desa Konga, Aloysius Kung, bersama ratusan warga pengungsi melalui suguhan adat serta tarian selendang mea oleh anak-anak.
“Wakapolri didampingi sejumlah perwira tinggi Polri yang juga alumni Akpol 1990, antara lain Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko, Irjen Pol Umar Effendi, Irjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga, Irjen Pol Imam Prijantoro, Irjen Pol Nurworo Danang, Brigjen Pol Agung Julianto, serta Wakapolda NTT Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo,” katanya.
Henry mengatakan sebagai bentuk kepedulian, Wakapolri menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada enam perwakilan warga terdampak.
“Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban keluarga yang masih menetap di hunian sementara,” tambah dia.
Selain menyerahkan fasilitas MCK, Wakapolri juga meresmikan pemanfaatan sumur bor yang di peruntukan juga bagi 829 kepala keluarga.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, uji coba kran sumur bor, serta peninjauan langsung fasilitas MCK yang berada di kawasan Huntara II.
Selain itu juga Wakapolri memberikan tali asih kepada anak-anak di Huntara II sebagai dukungan moral bagi generasi muda yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi.
Kepala Desa Konga, Aloysius Kung, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Polri.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Wakapolri dan Batalyon Dhira Brata Akpol 1990. Sumur bor, MCK, dan bantuan sosial ini sangat berarti bagi warga kami. Fasilitas ini menjawab kebutuhan utama hampir tiga ribu jiwa yang terdampak erupsi,” katanya.







