Para Pengusaha Di Surabaya Ini Tak Lelah Gelar Operasi Katarak Gratis, Rezeki Mengalir Terus 
Wiwit Purwanto November 30, 2025 12:31 AM

 

Ringkasan Berita:
  • Aksi sosial operasi katarak gratis ini sudah dilakukan mulai Tahun 2015 dan masih rutin digelar hingga sekarang
  • Gelaran operasi Katarak gratis kali ini sudah yang ke-35, dengan jumlah pasien yang dioperasi 42 pasien. 
  • Operasi mata katarak gratis ini berkoloborasi dengan Klinik Utama Mata JEC – Java @ Surabaya.

SURYA.co.id Surabaya – Tak pernah lelah itulah yang dilakukan para pengusaha di Kota Pahlawan Surabaya dan sekitarnya. Mereka secara rutin melakukan aksi sosial, salah satunya adalah menggelar operasi Katarak gratis, Sabtu (29/1/2025).

Gelaran operasi Katarak gratis kali ini sudah yang ke-35, dengan jumlah pasien yang dioperasi 42 pasien. 

Operasi mata katarak gratis ini berkoloborasi dengan Klinik Utama Mata JEC – Java @ Surabaya.

Pendiri Yayasan Abdihusada Utama Soeharsa Muliabarata, mengatakan aksi sosial operasi katarak gratis ini sudah dilakukan mulai Tahun 2015 dan masih rutin digelar hingga sekarang

“Kami menganggap semua pasien ini adalah keluarga sendiri, dilayani dokter berpengalaman dan peralatan operasi yang modern, jadi tidak terasa sakit dan cepat dalam tindakan operasinya,” papar Soeharsa.

Hingga saat ini Yayasan Abdihusada Utama telah melayani 153.249 orang di layanan klinik umum gratis.

Sementara untuk pasien operasi katarak gratis total pasien yang telah dilayani dan bisa melihat kembali dengan jelas berjumlah 2.279  pasien.

Selain itu, Yayasan Abdihusada Utama juga mengelola Klinik Abdihusada Utama, yang memberikan pelayanan pengobatan gratis dengan obat-obatan paten, bukan generik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pengurus Yayasan Abdihusada Utama, diantaranya pengusaha Alim Markus serta perwakilan Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia, dan PITI Surabaya.

Novri Susanti, Direktur klinik utama mata JEC Java @ Surabaya menambahkan seluruh tindakan operasi dilakukan dengan menggunakan peralatan terbaru dan modern.

“Pasien kita skrining dulu sebelum melakukan tindakan operasi, kita pastikan  kesiapan dari pasien dengan pemeriksaan tekanan bola mata, tekanan darah dan gula darah dari pasien.,” papar Novri.

Bila pasien diyatakan sehat dan lolos makan akan dilakukan tindakan operasi. 

“Semuanya gratis dengan menggunakan peralatan modern, yang membuat pasien tidak merasa sakit dan tidak membutuhkan waktu lama dalam tindakan operasi,” ujarnya.

Pada operasi katarak gratis ini setiap pasien hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk tindakan operasi.

Durasi singkat ini karena dukungan peralatan canggih dan modern di klinik ini.

Menurutnya ada 9 dokter yang dibagi dalam 3 shift untuk melakukan tindakan operasi katarak ini.

“Baksos tapi dengan kualitas operasi yang terbaik untuk semua pasien,” lanjutnya.

Hamim salah satu pasien yang datang dari Sutorejo mengatakan senang dan sangat terbantu dalam operasi Katarak gratis ini. “Kedua mata yang akan dioperasi senang sekali dapat operasi gratis dan bisa sembuh,” ungkapnya.

Wahjudi Gatot, Ketua Yayasan Abdihusada Utama mengatakan, baginya setiap senyuman pasien adalah hadiah terbesar bagi seluruh pengurus Yayasan. 

Menurutnya saat ini pihaknya mengaku kesulitan untuk mencari pasien yang akan dioperasi Katarak gratis. “Semoga semakin banyak saudara saudara kita yang bisa melihat keindahan dunia,” kata Gatot.

Sementara Alim Markus selaku Dewan Pembina Yayasan mengatakan kegiatan sosial ini idenya datang dari Pak Soeharsa.

“Saya tanya Pak Soeharsa ini uangnya dari mana, mengalir terus katanya,” ungkapnya.

Operasi katarak gratis ini terbuka untuk umum, jika ada masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan secara gratis mereka bisa datang langsung ke klinik Yayasan Abdihusada Hutama di Jalan Mulyosari Surabaya.

 

 

 

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.