Jakarta (ANTARA) - Pasamuan Agung IV Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) resmi menetapkan Hartati Murdaya sebagai Ketua Umum DPP Walubi periode 2025–2030 secara aklamasi atau musyawarah mufakat.
"Amanah yang saya terima hari ini adalah tanggung jawab besar untuk memastikan Walubi tetap menjadi rumah bersama bagi seluruh umat Buddha di Indonesia. Saya berkomitmen menjaga integritas organisasi, memperkuat sinergi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi umat," kata Hartati Murdaya di Jakarta, Sabtu.
Hartati Murdaya menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan melalui aklamasi.
"Periode 2025-2030 harus menjadi momentum transformasi bagi Walubi. Kita perlu memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas pembinaan umat, dan memperluas kerja sama lintas sektor agar nilai-nilai kebajikan Buddha dapat memberi manfaat lebih besar bagi kehidupan berbangsa,” katanya.
Penetapan Ketua Umum DPP Walubi ini langsung diikuti prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat, menandai kesinambungan kepemimpinan Walubi dalam lima tahun mendatang.
Pelantikan menjadi momentum penuh harapan dan tekad baru bagi Walubi untuk memperkuat dharma serta meningkatkan kontribusi bagi umat Buddha dan Bangsa Indonesia.
Acara Pasamuan Agung IV ini dibuka oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya memelihara kerukunan antarumat beragama dan internal umat beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Saya ingin mengutip ajaran Buddha yang sangat relevan dengan semangat kebangsaan kita. Sungguh menyenangkan hidup rukun, bersatu padu tanpa permusuhan diantara orang-orang yang bermusuhan. Dhammapada 197," kata Nasaruddin Umar.







