Jakarta (ANTARA) - SD Islam Al Azhar 9 Kemang Pratama Bekasi mengantongi medali emas setelah menjadi juara dalam ajang kompetisi paduan suara bergengsi di Asia Tenggara bertajuk "International Bandung Choral Festival/IBCF 2025".

"Selama dua bulan penuh, mereka mendedikasikan waktu mereka dari pulang sekolah hingga petang, bahkan merelakan waktu liburan untuk terus berlatih. Intensitas latihan yang tinggi ini merupakan kunci utama yang membedakan mereka,” kata guru musik sekaligus konduktor Alnine Choir Alyssa Septorini dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu.

Alyssa menilai keberhasilan itu merupakan hasil dari dedikasi dan kedisiplinan luar biasa para murid selama masa persiapan.

Keberhasilan itu menjadi indikator kuat kualitas talenta vokal Indonesia di tingkat global. Prestasi itu juga dinilai akan memperkuat posisi Indonesia dalam peta kompetisi paduan suara internasional dan membuktikan bahwa kualitas paduan suara nusantara mampu bersaing di panggung mancanegara.

Dalam IBCF edisi ke-5 diikuti oleh 52 kelompok paduan suara itu, sebanyak 30 peserta didik yang tergabung dalam kelompok Alnine Choir dinobatkan sebagai Pemenang Kategori Sekolah Dasar (Winner of Category Elementary School) dengan perolehan Medali Emas (Gold Medals).

Kompetisi ini melibatkan peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia serta partisipasi dari Korea Selatan. Keberhasilan Alnine Choir mengungguli puluhan pesaing, termasuk kontingen internasional, menjadi indikasi signifikan atas kualitas persiapan dan talenta yang dimiliki kontingen Indonesia dalam ajang IBCF tahun ini.

Tim paduan suara Alnine Choir tampil memukau dewan juri dengan membawakan dua komposisi yang kontras namun harmonis yakni lagu pop-rock modern berjudul "Something Just Like This" dan lagu daerah Jawa Tengah berjudul "Padang Wulan".

Kombinasi antara aransemen vokal modern dan pelestarian budaya tradisional melalui lagu daerah ini diapresiasi tinggi.

Penilaian dilakukan secara ketat oleh 10 tokoh dan ahli paduan suara terkemuka yang diakui secara global dan diwakili oleh Juri Indonesia yaitu Luciana D. Oendoen.

IBCF merupakan ajang kompetisi paduan suara tahunan bergengsi yang telah menjadi tolok ukur kualitas vokal di kawasan Asia Tenggara, kembali digelar di Bandung, Jawa Barat pada 9-12 Oktober 2025.

Festival ini, yang mempertandingkan kemampuan vokal dan harmonisasi paduan suara, secara konsisten mengundang peserta dan juri dari berbagai negara untuk meningkatkan standar kompetisi ke tingkat global.