Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Aceh menyatakan proses evakuasi masyarakat yang masih terisolasi akibat banjir dan tanah longsor akan berlanjut hingga masyarakat berada di lokasi aman.
“Saat ini kita bersama Basarnas, BNPB, TNI dan Polri telah mengevakuasi 90 persen korban banjir dan mereka seluruhnya berada di tempat aman," kata Ketua Tim Penanggulangan Bencana Aceh, M Nasir di Banda Aceh, Sabtu (29/11) malam.
Pernyataan iu disampaikan kepada awak media terkait perkembangan terkini kondisi banjir yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh.
Ia menjelaskan evakuasi korban banjir yang terisolir di Pidie Jaya telah mencapai 90 persen dan tersisa 10 persen yang akan segera dituntaskan.
Menurut dia evakuasi bersama dengan seluruh tim akan berlanjut ke Kabupaten Aceh Utara dan daerah lainnya yang masih terisolir.
"Artinya, tim gabungan akan terus bergerak hingga Aceh Tamiang guna mengevakuasi masyarakat yang masih terisolir banjir," kata M Nasir yang juga Sekda Aceh.
Menurut dia evakuasi yang diberikan tersebut untuk memberikan rasa aman kepada warga dan memudahkan pemantauan serta pendistribusian bantuan.
Data sementara dari Posko Tanggap Darurat bencana banjir dan longsor tahun 2025 Provinsi Aceh mencatat sebanyak 87.550 kepala keluarga terdampak dan 52.162 kepala keluarga mengungsi yang tersebar di 184 titik.
Musibah tersebut ikut menelan korban jiwa dengan data sementara meninggal dunia sebanyak 70 orang.
Ia menambahkan data tersebut kemungkinan akan bertambah mengingat jalur komunikasi masih terputus dengan daerah banjir yang terjadi di Provinsi Aceh.







