Kota Bandung (ANTARA) - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengingatkan kepada para penumpang kereta cepat Whoosh untuk selalu memperhatikan barang bawaan pribadi, baik saat berada di stasiun maupun ketika akan meninggalkan kereta.

Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti mengatakan, sosialisasi mengenai barang bawaan rutin disampaikan melalui pengumuman petugas di stasiun dan di dalam kereta.

“Pastikan tidak ada barang yang tertinggal di kursi atau di dalam kereta. Barang-barang seperti tumbler, tas, kantong plastik, makanan, topi, hingga jam tangan atau perhiasan sering kali tertinggal,” kata Emir di Bandung, Sabtu.

Emir mengatakan, imbauan serupa juga disampaikan saat kereta tiba di stasiun tujuan. Penumpang diminta memastikan kembali barang bawaan dengan memeriksa kursi maupun kantong penyimpanan di depan kursi sebelum turun.

“Di layanan Whoosh, kami secara rutin mengingatkan kepada penumpang, baik saat berada di stasiun maupun di kereta. Di stasiun kami mengingatkan agar sebelum masuk area masuk, penumpang memastikan tidak ada barang yang tertinggal di ruang tunggu,” katanya.

Ia menjelaskan, KCIC memiliki layanan "lost and found" di seluruh stasiun Whoosh. Penumpang yang merasa kehilangan dapat melapor ke layanan tersebut atau melalui nomor panggilan (contact center).

Penumpang yang ingin melapor dapat menghubungi layanan "customer service" di stasiun, "contact center" KCIC 150909, WhatsApp (WA) 08118888111 atau dapat menghubungi langsung melalui akun Instagram @keretacepatid.

“Barang yang ditemukan oleh petugas akan diamankan. Penumpang bisa menyampaikan ciri-ciri barangnya untuk pengambilan,” katanya.

Selain barang kecil, petugas juga kerap menemukan koper, telepon genggam, hingga dompet yang tertinggal di dalam kereta. Barang yang berhasil ditemukan dan terverifikasi akan dikembalikan kepada penumpang.

Pihaknya akan memeriksa detail laporan sesuai perjalanan penumpang dan mencocokkannya dengan register barang yang ditemukan. "Jika barang ditemukan atau diserahkan oleh penumpang lain, pasti kami simpan dengan baik,” kata Emir.