Libur Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Pengamanan dan Penjagaan
December 29, 2025 06:14 PM

 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Dalam rangka menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkatkan pengamanan dan penjagaan secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan seiring tingginya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa peningkatan pengamanan merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin melayani. 

Upaya ini tidak hanya difokuskan pada aspek keselamatan perjalanan, tetapi juga pada kenyamanan pelanggan.

"Keselamatan perjalanan merupakan prioritas utama kami. Melalui pengamanan yang diperketat dan pelayanan yang humanis, KAI Daop 7 Madiun berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman selama masa Nataru," kata Tohari, Senin (29/12/2025).

Pengamanan di area stasiun dilakukan melalui patroli intensif oleh petugas keamanan internal KAI. 

Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan barang bawaan penumpang saat boarding, pengawasan arus penumpang, hingga pendampingan saat proses naik dan turun kereta api.

Selain di stasiun, pengamanan juga dilakukan di atas rangkaian kereta api. Petugas melaksanakan patroli berkala serta memberikan imbauan kepada pelanggan agar selalu menjaga barang bawaannya selama perjalanan berlangsung.

"Di dalam kereta, kami juga memastikan seluruh perangkat keamanan seperti CCTV berfungsi dengan baik. Ini bagian dari pengamanan berbasis teknologi untuk mendukung layanan yang adaptif terhadap kebutuhan pelanggan," jelas Tohari.

KAI Daop 7 Madiun juga memfokuskan pengamanan pada jalur kereta api melalui kegiatan pembinaan dan pengawasan wilayah (Binwaswil), khususnya di titik-titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban. Salah satu patroli dilakukan di Jembatan BH 658 KM 207+8/9 petak Papar-Purwoasri.

Seiring libur sekolah, perhatian khusus diberikan pada aktivitas masyarakat di sekitar jalur KA, terutama anak-anak. Pengawasan ekstra dilakukan di sejumlah titik rawan seperti KM 184+2/3 petak Magetan-Geneng, KM 119+4/5 petak Nganjuk-Bagor, serta KM 76+6/7 petak Sumobito-Peterongan yang masuk daerah pengawasan khusus.

Untuk mendukung pengamanan terpadu, KAI Daop 7 Madiun juga bersinergi dengan berbagai pihak eksternal. Pengamanan di stasiun dilakukan bersama Denpom AD V/1 Madiun, Denpom AD V/2 Mojokerto, serta Garnisun Madiun, sementara pengamanan jalur diperkuat melalui kolaborasi dengan TNI dan Polri di 11 titik kewilayahan.

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan, KAI Daop 7 Madiun turut mengoptimalkan layanan Lost and Found. Selama masa Angkutan Nataru sejak 18 hingga 27 Desember 2025, tercatat 27 temuan barang, dengan 16 di antaranya berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.

"Kami mengimbau pelanggan untuk selalu teliti terhadap barang bawaannya. Namun jika terjadi kehilangan, segera laporkan kepada petugas. Layanan Lost and Found ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus semakin melayani pelanggan," pungkas Tohari.

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.