Tradisi Bakar-Bakaran Malam Tahun Baru jadi Berkah, Petani Jagung Tana Tidung Panen Rezeki
December 31, 2025 08:14 PM

TRIBUNKALRARA.COM, TANA TIDUNG - Merayakan malam pergantian tahun dengan tradisi bakar-bakaran sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara).

Jagung manis, ayam, ikan, hingga berbagai olahan bakaran lainnya selalu masuk dalam daftar menu favorit.

Tradisi ini ternyata membawa berkah tersendiri bagi para pedagang dan petani lokal, khususnya mereka yang menanam jagung.

Salah satunya adalah Hamsiah, petani jagung di Tana Tidung, yang merasakan lonjakan pesanan menjelang tahun baru.

"Menjelang tahun baru ini banyak orderan bahkan tidak semuanya kebagian karena pesanan menumpuk dan stok terbatas," kata Hamsiah, Rabu (31/12/2025).

Ia mengakui, berbeda dengan hari-hari biasa, permintaan jagung menjelang pergantian tahun meningkat tajam.

"Berbeda kalau hari biasa karena itu bukan momen jadi orang beli jagung seperlunya aja paling sebiji dua biji aja," ujarnya.

31122025 penjual jagung di Tana Tidung 01
KEBANJIRAN PESANAN JAGUNG - Pedagang jagung di Pasar Imbayud Taka Jalan Jenderal Sudirman, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, kebanjiran pesanan menjelang pergantian tahun, Rabu (31/12/2025).

Baca juga: Statistik Pangan Tana Tidung 2024, Padi dan Jagung Masih Dominan, Bagaimana Tantangan Petani?

Selain permintaan yang melonjak, harga jagung juga ikut menyesuaikan.

"Untuk harga pastinya berbeda seperti hari biasa di moment tahun baru ini menjadi peluang para petani untuk mendapatkan keuntungan yang lebih," sebutnya.

Pada hari biasa, jagung dijual Rp5 ribu untuk dua biji, sedangkan momen tahun baru harga bisa mencapai Rp5 ribu hingga Rp7 ribu per biji, tergantung ukuran.

"Hari biasanya Rp5 ribu dua biji, ada juga Rp10 ribu tiga biji. Nah di tahun baru ini kita jual perbiji Rp5 ribu bahkan Rp7 ribu tergantung ukuran jagung," tutup Hamsiah.

(*)

Penulis : Rismayanti

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.