Muhammad Safri Minta 36 Pejabat Dilantik Gubernur Tancap Gas Wujudkan Sulteng Nambaso
January 01, 2026 10:29 AM

TRIBUNPALU.COM - Sekretaris Fraksi PKB DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri, angkat bicara terkait perombakan jabatan di lingkup pemerintah provinsi.

Sebelumnya, sebanyak 36 pejabat eselon II dilantik oleh Gubernur Anwar Hafid, Rabu (31/12/2025). 

Safri mengingatkan kepada para pejabat yang dilantik agar dapat bekerja sesuai dengan arah kebijakan yang digariskan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng.

Para pejabat harus mampu menerjemahkan visi dan misi pemerintahan Anwar–Reny dalam mewujudkan Sulteng Nambaso melalui kinerja yang nyata dan terukur di masing-masing unit kerja.

“Para pejabat yang dilantik jangan hanya sekadar menjadi pimpinan di unit kerjanya, tapi harus mampu bekerja benar dan efektif dalam mewujudkan Sulteng Nambaso,” ujar Safri kepada awak media, Kamis (1//1/2026).

Baca juga: Daftar 36 Pejabat Baru Pemprov Sulteng yang Bakal Dilantik Gubernur Anwar Hafid Hari Ini

Legislator asal Dapil Morowali dan Morut itu menegaskan, jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan profesionalisme. 

Olehnya itu, Safri meminta para pejabat untuk terus berinovasi dan memperbaiki pola kerja agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara maksimal.

“Jabatan adalah amanah, jadi harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Terus berinovasi dan memperbaiki pola kerja, sehingga pelayanan ke masyarakat bisa maksimal,” ucapnya.

Safri juga mengingatkan pentingnya penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas dan kebijakan. 

Dia menilai, keterbukaan dan tata kelola pemerintahan yang baik menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.

“Pejabat harus mampu bekerja secara transparan dan akuntabel, sehingga setiap kebijakan dan program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulteng,” kata Safri.

Baca juga: Panduan Lengkap Aktivasi Coretax DJP, Apa Beda Password dengan Passphrase

Mantan aktivis PMII itu tak lupa memuji langkah berani Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng yang melakukan penyegaran birokrasi di penghujung tahun 2025.

Safri menyebut perombakan jajaran kabinet Anwar-Reny merupakan momentum penting dalam mengakselerasi program kerja di tahun depan.

"Perombakan kabinet di akhir tahun adalah sinyal kuat bahwa Pemerintahan Anwar-Reny tidak ingin ada stagnasi. Ini strategi jitu guna memastikan visi Sulteng Nambaso berada di jalur yang tepat," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.