BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Malam pergantian Tahun Baru 2026 menjadi momentum bersejarah di Taman Bhaypark Polda Bangka Belitung (Babel), Rabu (31/12/2025).
Di penghujung tahun 2025, Polda Babel melaunching Taman Bhaypark yang menjadi salah satu tempat rekreasi atau wisata masyarakat di Provinsi Babel dengan menyediakan sejumlah fasilitas.
Launching Taman Bhaypark diawali dengan sambutan Gubernur Babel, Hidayat Arsani, kemudian dilanjutkan dengan penekanan tombol oleh Gubernur, Kapolda, dan Forkopimda di atas panggung hiburan.
Saat tombol ditekan dan lampu kelap-kelip menyala, di tengah kolong Taman Bhaypark terlihat semburan air mancur yang memukau para tamu undangan.
Kapolda bersama Gubernur dan Forkopimda Babel meninjau langsung air mancur yang kini menjadi ikon di Taman Bhaypark Polda Babel.
Selain melaunching Taman Bhaypark, Polda Babel juga menggelar doa bersama lintas agama untuk mendoakan para korban bencana alam di tiga lokasi.
“Nanti sambil penyelesaian pengerjaan, mungkin bulan depan sudah rampung. Pemerintah daerah sudah mendukung, mudah-mudahan pada waktunya bisa dinikmati oleh masyarakat,” ucap Kapolda Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing.
Bahkan, kata dia, seluruh fasilitas di lokasi tersebut nantinya akan disediakan untuk masyarakat dan menjadi tempat hiburan serta rekreasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Semuanya pasti akan dilengkapi supaya bisa mendorong perputaran ekonomi masyarakat dan dibuka untuk umum bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Gubernur Babel, Hidayat Arsani, mengapresiasi langkah Polda Babel dalam mengubah bekas tambang timah menjadi tempat wisata atau rekreasi bagi masyarakat di Provinsi Babel.
“Memecahkan rekor di seluruh Indonesia mungkin ini, karena didukung oleh alam, danau bekas tambang timah. Dulu digali, sekarang digunakan Polda Babel untuk membangun pariwisata. Kita lihat air mancurnya dan ini akan menjadi ikon baru di Provinsi Babel,” kata Hidayat.
Ia juga menyampaikan, selaku pemerintah daerah, pihaknya mendukung penuh Polda Babel dalam mengembangkan Taman Bhaypark karena dinilai mampu menjadi pusat perputaran ekonomi baru bagi masyarakat Provinsi Babel.
“Ekonomi kita saat ini memang masih agak menurun, cenderung stagnan karena banyak penambang yang khawatir. Perizinan belum selesai dan di akhir tahun banyak kebutuhan. Namun, pada 2026 nanti, yakinlah kita mulai bangkit,” tegasnya.
“Kami pemerintah daerah mendukung penuh Polda Babel. Semoga pada 2026 nanti Taman Bhaypark selesai dan rampung sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat luas,” harapnya.
Setelah melaksanakan doa bersama dan launching Taman Bhaypark, Kapolda, Gubernur, dan Forkopimda melanjutkan pengecekan ke sejumlah pusat keramaian masyarakat pada malam pergantian Tahun Baru 2026.
(Bangkapos.com/Adi Saputra).