7 Tempat Wisata Hits di Sumedang untuk Habiskan Liburan Tahun Baru 2026
January 01, 2026 04:35 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah di Jawa Barat yang menawarkan alternatif wisata menarik untuk mengisi liburan Tahun Baru 2026. 

Yah, tahun baru kali ini berdekatan waktunya dengan akhir peka Tanggal 1 Januari 2026 jatuh pada hari Kamis. 

Sumedang, selain dikenal lewat kuliner tahu yang melegenda, juga memiliki deretan destinasi wisata alam, sejarah, dan rekreasi keluarga yang lokasinya relatif dekat dari pusat kota, khususnya kawasan Alun-alun Sumedang. 

Akses yang mudah, biaya terjangkau, serta pilihan destinasi yang beragam menjadikan wilayah ini cocok untuk liburan singkat bersama keluarga maupun teman.

Baca juga: Aroma Jagung Bakar Mang Ade Menghangatkan Malam Tahun Baru 2026 di Tanjungsari Sumedang

Berikut 7 tempat wisata yang sedang populer dan bisa dijangkau dari Alun-alun Sumedang, lengkap dengan rute, akses kendaraan umum, dan informasi harga tiket masuk.

1. Kampung Karuhun Eco Green Park

KAMPUNG KARUHUN - Suasana di Kampung Karuhun Eco Green Park, Citengah, Sumedang Selatan Kamis (1/1/2026).

 
KAMPUNG KARUHUN - Suasana di Kampung Karuhun Eco Green Park, Citengah, Sumedang Selatan Kamis (1/1/2026).   (istimewa untuk Tribun Jabar)

Masih berada di kawasan Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kampung Karuhun merupakan destinasi wisata keluarga berbasis alam yang memadukan konsep rekreasi dan edukasi. 

Tempat ini menyediakan berbagai wahana, seperti taman bermain anak, kolam renang, rumah pohon, taman satwa kecil, serta spot foto yang populer di media sosial.

Rute dari Alun-alun Sumedang membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 40 menit menggunakan kendaraan pribadi. 

Akses kendaraan umum tersedia melalui angkutan desa ke arah Citengah, dilanjutkan dengan ojek.

Harga tiket masuk berkisar Rp30.000 per orang, tergantung paket dan wahana yang dipilih. Kampung Karuhun dilengkapi dengan penginapan, fasilitas parkir luas, toilet, mushala, warung makan, gazebo, serta area istirahat keluarga.

2. Balong Geulis Cibugel

BALONG GEULIS - Suasana di Balong Geulis, Cibugel, Sumedang, Kamis (1/1/2026).
BALONG GEULIS - Suasana di Balong Geulis, Cibugel, Sumedang, Kamis (1/1/2026). (istimewa untuk Tribun Jabar)

Balong Geulis merupakan destinasi wisata alam yang berada di Cibubut, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang. 

Tempat ini dikenal sebagai kolam renang asri bernuansa alam dengan air yang jernih dan berwarna kehijauan, dikelilingi perbukitan dan pepohonan yang masih terjaga. 

Suasananya relatif tenang dan cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati alam tanpa keramaian.

Balong Geulis sering dijadikan lokasi rekreasi ringan, berenang, bersantai, hingga sekadar menikmati panorama pedesaan.

Pada momen libur panjang, termasuk libur Tahun Baru, kawasan ini mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal, terutama dari wilayah Sumedang dan sekitarnya.

Rute menuju Balong Geulis dapat ditempuh dari Alun-alun Sumedang dengan waktu perjalanan sekitar 45 hingga 60 menit menggunakan kendaraan pribadi.

Akses jalan yang umum digunakan adalah melalui jalur Sumedang Selatan melewati Desa Citengah, kemudian dilanjutkan ke Margawindu hingga masuk wilayah Kecamatan Cibugel.

Jalur ini menyuguhkan pemandangan perbukitan dan kawasan hutan dengan jalan yang saat ini telah bagus karena diperbaiki di zaman Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Untuk kendaraan umum, wisatawan dapat menggunakan angkutan menuju kawasan Citengah. Dari titik tersebut, perjalanan dilanjutkan menggunakan ojek lokal atau kendaraan sewaan menuju Margawindu dan Balong Geulis. 

Disarankan menggunakan kendaraan dalam kondisi prima, terutama saat musim hujan.

Harga tiket masuk Balong Geulis tergolong terjangkau, berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000 per orang, dengan biaya parkir terpisah.

3. Tanjung Duriat Jatigede

TANJUNG DURIAT - Suasana di Tanjung Duriat, Desa Pajagan,, Kecamatan Cisitu, Sumedang, Kamis (1/1/2026). (istimewa untuk Tribun Jabar)

Tanjung Duriat adalah bagian dari kawasan wisata Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

Tempat wisata ini berada di Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Sumedang. 

Di tempat ini, pengunjung bisa menikmati hamparan air yang menggenangi waduk terbesar kedua di Indonesia ini. 

Tak hanya bisa menikmati keindahan waduk Jatigede, Tanjung Duriat pun menjadi lokasi wisatawan untuk berswafoto. 

Di sana ada Red Eiffel, menara yang dirancang menyerupai Menara Eiffel di Prancis, Tanjung Duriat juga memiliki banyak spot foto yang indah dan menarik. 

Rute menuju Tanjung Duriat dapat ditempuh dari Alun-alun Sumedang dengan waktu perjalanan sekitar 45  menit menggunakan kendaraan pribadi.

4. Tahura Gunung Kunci

Taman Hutan Raya Gunung Kunci merupakan ruang terbuka hijau sekaligus kawasan cagar budaya yang berada sangat dekat dengan Alun-alun Sumedang. 

Di kawasan ini terdapat peninggalan benteng Belanda, jalur trekking ringan, gardu pandang, serta area bersantai yang sering dimanfaatkan warga untuk rekreasi.

Rute menuju lokasi sangat mudah. Dari Alun-alun Sumedang, pengunjung cukup berjalan kaki atau berkendara sekitar 5 hingga 10 menit ke arah Kotakulon. 

Tahura Gunung Kunci juga dapat dijangkau menggunakan angkutan kota atau ojek daring.

Harga tiket masuk berkisar Rp10.000 per orang. Fasilitas yang tersedia meliputi area parkir, toilet umum, mushala, gazebo, jalur pedestrian, dan warung makanan ringan.

Tempat ini cocok untuk wisata santai, olahraga pagi, atau menikmati panorama Kota Sumedang dari ketinggian.

5. Curug Gorobog

Curug Gorobog berada di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, dan dikenal sebagai salah satu air terjun favorit di Sumedang. 

Curug ini memiliki aliran air bertingkat dengan kolam alami yang kerap dimanfaatkan pengunjung untuk bermain air. Sebagian bahkan menggunakan area ini sebagai wahana canyoneering, yaitu menurubi tebing berair terjun menggunakan tali khusus olahraga panjat.

Dari Alun-alun Sumedang, perjalanan menuju Curug Gorobog memakan waktu sekitar 25 hingga 35 menit melalui Jalan Prabu Gajah Agung menuju wilayah Citengah.

Kendaraan pribadi menjadi pilihan utama. Untuk kendaraan umum, pengunjung dapat menggunakan angkutan desa menuju Citengah, kemudian melanjutkan perjalanan dengan ojek lokal.

Harga tiket masuk relatif terjangkau, sekitar Rp10.000 per orang, dengan biaya parkir terpisah. Fasilitas yang tersedia masih sederhana, seperti area parkir, warung warga, dan jalur setapak menuju lokasi air terjun.

6. Wana Wisata Kampoeng Ciherang

Memang agak sedikit jauh dari Alun-alun Sumedang. Wana Wisata Kampoeng Ciherang berlokasi di Desa Cijambu, Kecamatan Tanjungsari.

Kawasan ini menawarkan wisata alam dengan suasana hutan pinus, area piknik, jalur trekking, dan wahana outbond yang cocok untuk kegiatan kelompok maupun keluarga.

Perjalanan dari Alun-alun Sumedang menuju lokasi memakan waktu sekitar 35 hingga 45 menit. Akses paling nyaman menggunakan kendaraan pribadi. Bisa menggunakan Tol Cisumdawu.

Alternatif kendaraan umum adalah angkutan menuju wilayah Cijambu. Memang belum ada angkot, tapi ada mobil khusus angkutan lokal ke wilayah ini.

Harga tiket masuk berkisar Rp25.000 hingga Rp30.000 per orang. Fasilitas yang tersedia meliputi area parkir, toilet, tempat istirahat, area swafoto, serta warung makanan sederhana.

7. Wisata Air Gajah Depa

Wisata Air Gajah Depa berada di wilayah Cimalaka dan menjadi salah satu tujuan wisata air favorit keluarga.

Tempat ini menyediakan berbagai kolam renang, seluncuran air, ember tumpah, serta wahana bermain anak.

Dari Alun-alun Sumedang, lokasi dapat dijangkau dalam waktu sekitar 15 menit melalui Jalan Raya Serang, Galudra. Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

Harga tiket masuk berkisar Rp30.000 pada hari biasa dan Rp35.000 saat akhir pekan atau hari libur. 

Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, antara lain area parkir, kamar bilas, toilet, mushala, kantin, dan area tunggu. (*)

 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.