TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta kembali mendapat perlakuan istimewa dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dengan berjanji bakal memberikan lawan uji coba melawan tim asal Eropa.
Dalam perayaan malam pergantian tahun yang digelar semalam, Pramono secara terbuka menjanjikan agenda besar bagi Macan Kemayoran pada 2026 mendatang.
Klub kebanggaan ibu kota itu dipastikan akan menjalani laga uji coba internasional melawan tim asal Jerman dan Belanda.
Rencana itu telah disiapkan Pramono dan Persija sebagai bagian dari rangkaian perayaan 500 tahun Jakarta.
Janji tersebut semakin menegaskan posisi Persija sebagai klub yang mendapat perhatian khusus dari orang nomor satu di Jakarta.
“Saya akan mengundang klub-klub sepak bola dunia ke Jakarta untuk berkompetisi menghadapi Persija Jakarta," kata Pramono, Rabu (31/12/2025).
"Mudah-mudahan acaranya bisa berlangsung dengan baik dalam rangka memperingati 500 tahun Jakarta,” sambungnya.
Pramono mengungkapkan, salah satu klub luar negeri yang telah menyatakan kesediaannya untuk datang ke Jakarta adalah Hertha Berlin asal Jerman.
Selain itu, Pramono juga menyebutkan rencana mengundang klub sepak bola dari Belanda.
Hal ini seiring dengan kehadiran Duta Besar Belanda dalam kesempatan tersebut.
“Dalam kesempatan ini juga hadir Duta Besar Belanda, kami akan mengundang klub dari Belanda untuk hadir di Jakarta,” ujarnya.
Tak hanya menjanjikan duel prestisius melawan klub Eropa, Pramono sebelumnya juga telah memberikan karpet merah dengan menetapkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai rumah utama Persija.
Kombinasi fasilitas kelas dunia dan agenda internasional itu memperkuat anggapan bahwa Persija menjadi “anak spesial” Pemprov DKI.
Hal ini sekaligus simbol wajah Jakarta di panggung sepak bola nasional dan internasional menjelang usia emas lima abad pada 2026.
Adapun saat ini JIS yang dibangun di era Gubernur Anies Baswedan dikelola oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang merupakan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.
“Sekarang banyak orang datang untuk meminta menjadi pengelola, manajemen JIS. Dan itu menunjukkan bahwa dengan diatur seperti itu saja sudah banyak yang mau,” ucapnya saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (31/7/2025).
Banyaknya peminat yang ingin mengelola JIS ini disebut Pramono tak terlepas dari penataan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.
Pemerintah daerah pun berencana membuat jembatan sepanjang 300 meter yang akan menghubungkan JIS dengan Ancol.
Akses baru ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas penonton dan menunjang berbagai kegiatan di JIS, baik itu yang berskala nasional maupun internasional.
“Karena segera kami sambungkan (JIS) dengan Ancol dan sudah kesepakatan untuk itu. Kemudian berbagai kegiatan juga akan diatur di JIS,” ujarnya.
Pramono optimis, stadion berkapasitas 82.000 penonton yang dibangun dengan anggaran Rp4,08 triliun itu bisa menjadi ikon baru Jakarta.
“Untuknya saya termasuk yang melanjutkan hal-hal baik dari gubernur siapapun itu. Sehingga dengan demikian saya yakin JIS tahun-tahun ke depan pasti akan menjadi tempat yang premium bagi warga Jakarta,” tuturnya.
Pramono memang berulangkali menyampaikan bahwa Jakarta harus lebih Persija.
Hal itu, kata dia, adalah bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap klub kebanggaan kota Jakarta.
Sementara itu, salah satu musisi yang memeriahkan malam pergantian tahun di Bundaran HI yakni Gondal Gandul Band yang memang menyanyikan lagu dukungan untuk Persija dan Jakmania.
Baca juga: Pramono Bakal Undang Klub Eropa Tanding Lawan Persija, Satu Perwakilan Jerman Sudah Oke
Baca juga: Jadi Man Of The Match Persija, Girangnya Allano Lima Main di GBK Penuh Dukungan Jakmania,
Baca juga: Persija Tak Kenal Libur Tahun Baru, 1 Januari 2026 Tetap Latihan Pertajam Lini Serang