TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Jalan raya merupakan satu di antara tempat penyumbang nyawa warga melayang.
Selama 2025, Polres Dumai mencatat ada sekitar 14 nyawa melayang di jalan raya kota Dumai.
Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang mengatakan jalan raya merupakan salah satu akses yang menjadi penunjang mobilitas masyarakat, namun Jalan raya juga bisa menjadi tempat yang membahayakan bagi mereka yang tidak taat akan tata tertib berlalu lintas.
Ia menerangkan, kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) sepanjang 2025 di kota Dumai mengalami peningkatan dibanding 2024.
Diketahui pada 2024 telah terjadi 78 kasus laka lantas.
Sementara itu di tahun 2025 mengalami kenaikan menjadi 86 kasus.
"Dari 86 kasus laka lantas tersebut, 14 nyawa melayang atau 14 pengendara dinyatakan meninggal Dunia, angka ini juga meningkat dibanding 2024, yang mana ada 10 kasus kematian akibat laka lantas di jalan raya Dumai," Katanya, Kamis (1/1/2026).
Baca juga: Gema Seni Budaya Nusantara 2025 dan Konser Amal Bencana Sumatera Warnai Malam Pergantian Tahun Dumai
Baca juga: Arus Balik Nataru, Tol Pekanbaru–Dumai Masih Padat, Lalu Lintas Naik 35 Persen
Angga menambahkan, dari 86 kasus Laka lantas tersebut ada 25 kasus luka berat dan 74 orang mengalami luka ringan.
Sedangkan kerugian materil dari kasus laka sepanjang 2025 sekitar Rp137 juta.
Kerugian ini mengalami penurunan dibanding 2024 yang berjumlah Rp1,2 Miliar
Untuk kasus pelanggaran lalu lintas, pihak Lantas Dumai telah melakukan penilangan sebanyak 5.212 kasus.
Angka ini mengalami peningkatan dibanding 2024, yang mana angka tilang mencapai 3.377 kasus.
"Untuk teguran selama 2025 berjumlah 4.661, ini turun signifikan dibanding 2024, yang mana pelanggar lalu lintas yang diberi teguran berjumlah 9.468," jelasnya.
AKBP Angga berharap seluruh pengendara yang ada di kota Dumai, untuk bisa tertib berlalu lintas, dan mengikuti seluruh aturan berlalu lintas dijalan raya, karena dengan tertib berlalu lintas maka angka laka lantas dijalan raya bisa menurun.
Ia mengaku bahwa Satlantas Polres Dumai sudah berusaha semaksimal mungkin melakukan langkah pencegahan dengan cara edukatif dan humanis.
"Laka lantas terjadi karena beberapa faktor salah satunya pengendara yang melanggar lalu lintas, untuk itu mari tertib berlalu lintas," pungkasnya
( Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra )