Film Lokal Sulsel TUNGKE - Badik Tak Bertuan Siap Produksi Awal 2026
January 01, 2026 07:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Film bertema aksi, drama, dan militer berjudul TUNGKE - Badik Tak Bertuan bersiap memasuki tahap produksi pada awal tahun 2026. 

Hal ini menyusul pelaksanaan audiensi antara tim produksi film dengan Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, di Makassar, Kamis (1/1/2026).

Audiensi tersebut bertujuan untuk memaparkan progres tahap pengembangan (development) film TUNGKE – Badik Tak Bertuan.

Sekaligus memohon arahan dan dukungan dariKodam XIV/Hasanuddin agar proses produksi dapat berjalan dengan baik, aman, dan sesuai dengan nilai-nilai kehormatan prajurit TNI.

Dalam audiensi tersebut, Pangdam XIV/Hasanuddin didampingi oleh sejumlah pejabat utama Kodam, di antaranya Aspers Kasdam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Amran Aris Sallo, Asops Kasdam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, S.Sos., M.Si., M.Han, serta Asintel KasdamXIV/Hasanuddin Kolonel Inf Asyraf Azis, S.Sos.

Sementara dari pihak tim produksi, hadir Produser sekaligus Sutradara film TUNGKE – Badik Tak Bertuan Harry Maverick, CEO dan Founder PT. GO Talent Academy Indonesia Miftah F. Rahman, dan Direktur Utama SM Group Yasjudan Andika Perkasa yang bertindak sebagai sponsor utama, serta turut hadi Hasriyanti Nurdin perwakilan dari tim finance management pada proyek film. 

Turut hadir pula sejumlah pemeran utama film, di antaranya Zuhdi Abbad, Ivada Dewata Laan, Ananda Putri Alfian, dan Andi Marhamatul Aulia.

Suasana audiensi berlangsung penuh keakraban namun tetap serius. 

Pangdam XIV/Hasanuddin menyambut baik gagasan dan visi film TUNGKE – Badik Tak Bertuan yang dinilai tidak hanya mengangkat sisi heroik prajurit, tetapi juga nilai pengabdian, kemanusiaan, dan perjuangan moral dalam menjaga kedaulatan serta melindungi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XIV/Hasanuddin memberikan restu dan dukungan penuh.

Sekaligus menginstruksikan jajaran terkait untuk mulai melakukan koordinasi pendampingan menjelang proses produksi yang direncanakan dimulai pada awal Januari 2026.

Hal itu mengingat target penayangan film ini dijadwalkan bertepatan dengan Hari Pahlawan yaitu pada tanggal 10 November 2026.

“Film ini kami dukung karena mengangkat nilai pengabdian, kehormatan, dan kemanusiaan prajurit, bukan sekadar aksi,” kata Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Film TUNGKE – Badik Tak Bertuan sendiri mengisahkan perjalanan seorang prajurit muda TNI yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, serta dihadapkan pada konflik kemanusiaan berupa praktik perdagangan manusia. 

Sebilah badik pusaka menjadi simbol kehormatan, warisan, dan perjuangan batin sang tokoh utama dalam memahami makna sejati pengabdian sebagai prajurit.

Rencananya, proses pengambilan gambar film ini akan dilakukan di beberapa lokasi di Sulsel.

Meliputi Kota Makassar, Kabupaten Bone, dan Kabupaten Sinjai, dengan melibatkan potensi lokal baik dari sisi budaya, alam, maupun sumber daya manusia.

“Kami ingin masyarakat Sulsel bangga, karena film ini lahir dari tanah mereka,” kata Sutradara Harry Maverick.

Dengan dukungan penuh dari Kodam XIV/Hasanuddin dan keterlibatan talenta lokal, TUNGKE – Badik Tak Bertuan diharapkan menjadi film yang tidak hanya menghibur.

Tetapi juga menghadirkan refleksi mendalam tentang pengorbanan, kehormatan, dan arti menjadi seorang prajurit.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.