BANGKAPOS.COM -- Ramond Dony Adam atau dikenal DJ Donny (41) mendapat teror berupa bangkai ayam dan bom molotov.
Peristiwa ini pertama kali dialami DJ Donny pada Senin, 29 Desember 2025.
Selang beberapa hari kemudian, pada Rabu (31/12/2025), DJ asal Aceh ini kembali mendapatkan teror.
Kali ini kediaman DJ Donny dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal.
Bom tersebut mendarat tepat di atas mobil DJ Donny.
Beruntung bom yang mengeluarkan nyala api itu langsung padam ketika hujan mengguyur.
Baca juga: Siapa Podcaster yang Disindir Hotman Paris Jago Selingkuh? Denny Sumargo Merasa: Keknya Gue
Tak terima dengan teror tersebut, DJ Donny akhirnya melapor ke polisi.
Laporan Donny teregistrasi pada nomor STTLP/B/ 9545 / XII /2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Sebelum mengalami teror, DJ kerap bersuara terkait penanganan banjir di Sumatra oleh pemerintah.
Tak hanya itu, DJ Donny juga kerap mengkritik pengelolaan lingkungan yang diduga menjadi penyebab bencana.
Ia mengaku bingung lantaran kritik yang disampaikannya selama ini bersifat objektif.
Pria berkepala plontos itu mengemukakan pendapatnya untuk perbaikan, bukan untuk menjatuhkan pemerintah atau presiden.
"Begini ya mas, ini harus saya tekankan sekali lagi, saya itu mengkritik pemerintah itu tujuannya agar pemerintah lebih baik," kata Donny dikutip dari Sindonews yang tayang pada Selasa (30/12/2025).
Ia menegaskan bahwa dirinya tak melulu melontarkan kritik.
Baca juga: Skenario Ridwan Kamil Angkat Arkana jadi Anak, Kuasa Hukum Bantah Isu Aura Kasih: Gada Kaitannya
Jika kebijakan pemerintah dinilai baik, ia justru menyampaikan apresiasi.
"Dan saya juga enggak selalu mengkritik juga. Yang bagus juga saya sampaikan pujian juga kepada pemerintah. Jadi saya secara objektif mengkritisinya. Yang baik, saya katakan baik, yang buruk saya katakan buruk," jelasnya.
Ia juga membantah tudingan bahwa dirinya mengeksploitasi isu bencana alam untuk kepentingan pribadi semata.
Bahkan, ia menyebut sempat turun langsung membantu korban bencana di Aceh dengan dana pribadinya.
"Saya tidak pernah mengeksploitasi bencana alam. Itu satu yang perlu digaris bawahi. Bahkan, saya ke Aceh ngasih bantuan dana pribadi saya sendiri. Tidak saya eksploitasi. Padahal kondisi Aceh begitu parah," ucapnya.
Ia pun mengaku bingung kenapa justru dirinya mendapatkan sasaran teror.
"Tapi saya bingung juga, kenapa saya diteror begitu loh. Saya menyampaikan kritik saya secara objektif saya tidak mengeksploitasi apapun, apalagi yang dari zaman waktu demo bulan Agustus lalu sampai bencana alam saat ini. Saya selalu sampaikan yang baik-baik yang positif-positif," jelasnya.
Tak hanya mengkritik, DJ Donny juga mendukung dan memuji program Badan Gizi Nasional (BGN) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
"Misalnya, saya mengkritik terkait BGN, saya puji loh ini program pak presiden. Saya setuju, ini kan ekonomi kerakyatan kalau dijalankan dengan benar begitu," katanya.
DJ Donny hanya mengkritisi mekanisme pelaksanaan di tingkat bawah.
Menurutnya, tidak sesuai dengan tujuan awal.
"Tapi saya kritisi bagaimana mekanisme di bawahnya. Yang harus jadi ekonomi kerakyatan rupanya tidak. Anak-anak dikasih menu yang tidak sesuai, belum lagi ada ulatnya, ada belatungnya, itu yang saya kritisi selama ini kok," jelasnya.
Ia menampik anggapan bahwa kritiknya bermuatan kebencian terhadap pemerintah maupun presiden.
"Tidak ada sama sekali menjelek-jelekkan pemerintah atau presiden saya hina. Enggak ada sama sekali," katanya.
Ia mengibaratkan kritik sebagai cermin bagi pemerintah.
Menurutnya, kritikannya seharusnya menjadi bahan evaluasi, bukan dibalas intimidasi.
Ia mengibaratkan kritik sebagai cermin bagi pemerintah. Menurutnya, ketika rakyat menunjukkan kekurangan, seharusnyaTa itu menjadi bahan evaluasi, bukan dibalas dengan intimidasi.
"Saya juga aneh juga kenapa saya diteror yang aneh-aneh seperti itu. Begini mas, pemerintah ini ibarat manusia sedang bercermin. Cermin itu rakyat, ketika misalnya pemerintah ini rambutnya rusak maksud saya, dilihat dari cermin 'oh rambut saya rusak', harusnya dirapikan. Bukan malah mecahin kaca gitu. Jangan mecahin cermin. Jangan semuanya ada influencer ngomong dikit langsung diintimidasi," pungkasnya.
DJ Donny menerima teror paket berisi bangkai ayam berlumur darah yang bertuliskan nada ancaman di rumahnya pada Senin, (29/12/2025).
Tulisan ancaman itu berbunyi peringatan keras serta foto dirinya yang digambar seolah lehernya tergorok.
Adapun bunyinya ‘Jaga mulutmu, terutama di medsos (media sosial). Jangan pecah belah bangsa, atau kamu akan jadi seperti ayam ini!’.
“Terus ada foto saya, terus di leher saya di kayak dipotong,” kata Donny saat melaporkan aksi teror ke Polda Metro Jaya pada Rabu, (31/12/2025), dilansir dari Kompas.com.
Awalnya, paket tersebut diterima oleh istri DJ Donny sepulang makan malam di luar rumah pada Senin, (29/12/2025).
Tak ada keterangan alamat tujuan pengiriman paket itu. Sang istri yang kebingungan pun menghubungi Donny untuk memintanya segera pulang.
“Saya pulang ke rumah, saya buka, isinya rupanya bangkai ayam. Ayam dipotong kepalanya, dan ada tulisan ancaman,” kata Donny.
Dilihat dari rekaman CCTV dari rumah tetangganya, Donny menyebut bahwa pelaku adalah seorang pengecut. Sebab pelaku hanya melempar paket itu dengan asal lalu melarikan diri.
"Dia langsung lempar, jatuhin gitu aja, langsung kabur. Pengecut. Jadi masih kayak masih amatiran juga, menurut saya,” ujar Donny.
Setelah itu Donny tak banyak mengindahkan ancaman itu. Ia hanya mengunggahnya di media sosial instagram @dj_donny.
Tak hanya itu, rumah Dj asal Aceh ini di Jakarta dilempar bom molotov oleh dua orang tak dikenal pada Rabu (31/12/2025) dini hari, terekam jelas kamera CCTV.
Peristiwa terjadi sekira pukul 03.12 WIB. Dalam rekaman CCTV yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, terlihat dua pelaku bermasker menggunakan jas hujan melemparkan bom molotov ke arah rumah
Setelah salah satu di antara mereka melempar bom molotov, lalu keduanya kabur.
Bom yang mengeluarkan nyala api itu langsung padam ketika hujan mengguyur Bumi.
Bom yang mendarat di atas mobil itu pada akhirnya tak menciptakan kerugian apapun.
Donny tak terima. Menurut dia penyerangan dengan ledakan itu berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat sekitar.
Maka dari itu, Donny pun melapor ke Mapolda Metro Jaya. Laporan Donny teregistrasi pada nomor STTLP/B/ 9545 / XII /2025/SPKT/POLDA METRO JAYA. Ia menanti terungkapnya pelaku.
Termasuk juga pelaku yang terlibat dalam teror kepala influencer atau aktivis lainnya.
“Nah, ini maksud maksud saya ini, inilah tugas pemerintah. Ini harus diungkap, harus benar-benar diungkap. Karena kenapa? Bukan hanya saya saja yang jadi korban. Tapi ada orang lain juga, ada banyak, lebih dari lima, mungkin, yang kena intimidasi,” kata Donny.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan terkait laporan ini.
"Iya benar sudah diterima laporannya soal dua teror itu,” kata Budi saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).
Baca juga: Sumber Kekayaan Aura Kasih, Bantah jadi Wanita Simpanan Gadun, Ternyata Punya Bisnis Peternakan Ayam
Ramond Donny Adam atau dikenal DJ Donny merupakan pria kelahiran Ujung Pandang pada 18 Mei 1984.
Donny dikenal sebagai figur yang akrab dengan dunia hiburan malam.
Pada Juni 2005-Januari 2007, ia menjadi DH di Second Floor Bar & Lounge di Kemang Raya, Jakarta Selatan.
Setelahnya, Donny pindah ke Venue Bar & Lounge di Jakarta Selatan pada Juli 2007 dan bertahan sampai Agustus 2009.
Satu bulan keluar dari Venue Bar & Lounge, Donny pindah ke Nu China Bar dan menjadi DJ di sana sejak September 2009-Oktober 2011.
Dilansir dari laman LinkedIn miliknya, ia pernah menapaki karier sebagai DJ di kelab malam ternama, X2 Club Jakarta, pada November 2011.
Tak hanya menjadi DJ, Donny juga menduduki jabatan strategis di sejumlah perusahaan rekaman.
Sejak Mei 2011, Donny menjadi Managing Director di PT Gina Karya Lestari.
Baca juga: Suara Bergetar, Ibu Prada Lucky Puas 17 TNI Penganiaya Anaknya Divonis 6 dan 9 Tahun Penjara
Ia juga menjadi Founder dan CEO Twelvetone Records sejak Agustus 2012.
Nama Donny juga tercatat sebagai Executive Director di PT Adam Mandiri sejak Desember 2012, serta sebagai Founder dan Owner Jakarta Recordings sejak Juni 2013.
Melalui media sosialnya, Donny ktif menyuarakan kritik terkait berbagai isu.
Ia memiliki akun Instagram @dj_donny dengan jumlah pengikut 978 ribu.
DJ Donny juga sempat melebarkan sayap ke dunia politik praktis.
Ia pernah mencalonkan diri sebagai Caleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Nangroe Aceh Darussalam (NAD), namun belum berhasil.
Jauh sebelum terjun ke dunia hiburan dan mengenal politik, Donny hidup sederhana.
Ia pernah berjualan buah saat duduk di bangku SMA untuk membayar sekolahnya.
Donny memutuskan bekerja setelah tahu uang pensiun sang nenek habis untuk cucu-cucunya.
"Ketika saya duduk di bangku SMA, nenek saya yang membiayai semua keperluan sekolah. Saya nggak tega melihat uang jatah pensiun yang tak seberapa itu habis buat semua cucunya."
Baca juga: Sosok Mat Yasin, Bos Besi Bekas Bangun Jalan Pakai Uang Pribadi Rp2 Miliar, Dulu Tukang Cukur
"Akhirnya saya mencoba cari pekerjaan sendiri," kisah Donny yang ditemui di sela-sela pembekalan caleg PDI Perjuangan di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (6/8/2018).
Pekerjaan tukang buah didapat Dony dari rekannya yang merupakan juragan buah di Kota Meulaboh.
"Memang saya yang menawarkan diri kepada Wan Belangong, teman saya toke buah di Meulaboh. Dia yang akhirnya merespons niat baik saya," imbuhnya.
(Bangkapos.com/TribunSumsel.com/Kompas.com)