Sampah Menumpuk Pascamalam Pergantian Tahun di Banjarmasin, Pelajar dan Mahasiswa Aksi Bersih-Bersih
January 01, 2026 11:42 PM


BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pascamalam pergantian tahun, suasana pagi di Siring Pierre Tendean Kota Banjarmasin tampak dipenuhi tumpukan sampah di beberapa titik. Kamis (1/1/2026) pukul 08.00 Wita.

Sampah-sampah berupa plastik bekas makanan ringan, kulit buah dan berbagai jenis lainnya menumpuk, menciptakan pemandangan kurang elok di pagi hari.

Hujan yang mengguyur Kota Banjarmasin sejak semalam pun turut membuat tumpukan sampah menjadi basah serta menimbulkan genangan air lindi yang membasahi area sekitar.

Tumpukan sampah terlihat di sisi-sisi jalan, sementara di area taman tampak ceceran sampah lain berupa bungkus jajanan malam sebelumnya.

“Memang kalau habis tahun baruan sampah menumpuk,” keluh Annisa, warga yang kebetulan berada di siring.

Menumpuknya sampah pascamalam pergantian tahun ini mengundang perhatian komunitas Green Generation untuk melakukan bersih-bersih bersama, Kamis (1/1/2026) pukul 08.00 Wita.

Setelah hujan reda, ratusan pemuda yang tergabung dari pelajar dan mahasiswa berkumpul di Taman Siring Kota Banjarmasin. Mereka mengenakan kaos hitam, bersarung tangan, dan memegang karung.

Baca juga: Ketua MUI Kalsel Sakit, Keluarga Mohon Doa untuk Kesembuhan KH Husin Naparin 

Baca juga: Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD Mencuat, KPU Kalsel Tunggu Regulasi Pusat

Mereka berjalan berpencar menyisiri taman mulai dari Jembatan Merdeka hingga ke ujung Jembatan Pasar Lama. Setiap kali melihat sampah, mereka memungutnya dan memasukkan ke dalam karung.

“Kegiatan pada hari ini yaitu GG (Green Generation) Beraksi. Di sini kami akan membersihkan semua tempat di titik Siring Menara Pandang. Untuk jumlah yang ikut kegiatan sekitar 400-an lebih,” terang Koordinator Project Leader Green Generation, Nahedh Nur Azizah. 

Dibagi menjadi empat persebaran, mereka kompak menyisiri setiap inci area taman dengan sabar dan teliti. Meski hanya menjangkau sampah yang bisa mereka ambil, mereka berharap dapat meminimalisasi sekaligus memberi contoh kepada masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

“Tujuannya itu sejalan dengan organisasi kami, yaitu Green Generation, untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah. Karena berhubungan dengan tahun baru, yang pasti banyak sampah menumpuk, banyak orang-orang meninggalkan sampah. Maka dari itu diadakanlah kegiatan ini,” papar Nahedh Nur Azizah.

Dijelaskannya, kegiatan ini berlangsung rutin setiap tahun pascamalam tahun baru, dengan mengajak mahasiswa, pelajar, dan komunitas lain untuk membersamai membersihkan area yang dirasa kotor akibat ceceran sampah.

“Kegiatan ini lebih menunjukkan Clean Up New Year. Jadi sama dengan nama kegiatannya, yaitu diadakan setiap tahun baru. Tergabung banyak dari beberapa mahasiswa, dari Uniska, UIN, ULM, ada juga peserta dari kalangan pelajar SMA, SMK, SMKN, serta SMP. Kami juga mengundang beberapa kolaborator seperti komunitas dan organisasi,” jelas Nahedh.

Sampah dari bekas makan-minum, bungkus snack, kantong plastik, dan daun-daun yang berguguran akibat derasnya hujan serta kencangnya angin pun tak luput dari jangkauan mereka. 

Karung-karung sampah yang telah penuh kemudian dikumpulkan untuk diangkut dan dibuang ke tempat pembuangan sampah.

“Setelah malam tadi, malam tahun baru, itu banyak sampahnya. Alhamdulillah kami dari OKP-OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda) di Banjarmasin bergabung bersama untuk mengembalikan Banjarmasin yang bersih dan asri,” kata Reza, salah satu anggota IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) Banjarmasin, yang turut kegiatan bersih-bersih di Taman Siring Kota Banjarmasin bersama Green Generation. 

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin mengaku mengerahkan tim pengangkutan sampah di seluruh area Kota Seribu Sungai.

"Kami kerahkan angkutan pikap di titik lima kecamatan, menyiapkan truk besar dua unit, dan dump truck lima unit untuk pembersihan sampah malam tahun baru," jelas Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Banjarmasin, Marzuki, Kamis (1/1/2026).

Dibeberkannya, secara umum peningkatan volume sampah di perayaan tahun baru, sekitar 2-3 persen dari volume harian kisaran 130 ton.

Di momen pergantian tahun, jenis sampah yang mendominasi adalah bekas kembang api dan mercon.

Terkait sampah yang masih menumpuk di Siring Menara Pandang, Banjarmasin pada pagi hari, pihaknya telah melakukan penyisiran dan sudah ditangani.

"Khusus di Siring ada UPT Siring yang menangani pengangkutan sampah," imbuhnya.

Pihak DLH pun terus memantau peningkatan volume sampah hingga H+1 atau 2 Januari untuk mengerahkan personel segera mengangkut sampah yang terkumpul. (banjarmasinpost.co.id/saiful rahman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.