Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir
WARTAKOTALIVE.COM, DUREN SAWIT - Seekor anjing jenis huski tercebur ke aliran Kalimalang, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada saat malan tahun baru, Kamis (1/1/2026) pagi.
Anjing Husky (lebih tepatnya Siberian Husky) adalah ras anjing yang berasal dari Siberia, Rusia, dan dikenal sebagai anjing pekerja penarik kereta salju.
Husky berbulu tebal dua lapis untuk menahan udara dingin, berukuran sedang, bertelinga tegak, dan sering memiliki mata biru, cokelat, atau dua warna berbeda. Wajahnya mirip serigala
Anjing tersebut diduga panik usai mendengar ledakan kembang api atau petasan yang ada di sekitar lokasi kejadian hingga kabur dari rumah majikan dan tercebur ke kali.
Hewan tersebut sempat bertahan selama beberapa jam di dalam kali karena pemilik rumah tidan menyadari anjing huski miliknya tercebut.
Baca juga: Pemprov Resmi Melarang Perdagangan, Penjagalan dan Konsumsi Daging Anjing dan Kucing di Jakarta
Komandan Regu Rescue Damkar Duren Sawit, Sugiarto menjelaskan, anjing tersebut pertama kali ditemukan berada di dalam kali oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang sedang melakukan patroli.
"Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke kami yaitu Pemadam Kebakaran Sektor Duren Sawit untuk dilakukan evakuasi," katanya, Jumat (2/1/2026).
Mendapat laporan itu, lanjut Sugiarto, petugas rescue Damkar Duren Sawit langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk menyelamatkan nyawa anjing tersebut.
Dengan menggunakan tangga khusus dan tali pengaman, petugas melakukan proses penyelamatan yang sempat berlangsung dramatis karena posisi anjing berada di aliran sungai.
"Kondisi anjing sudah lemas kemungkinan karena kedinginan, tapi hewan ini masih bertahan sampai berhasil kami evakuasi," ungkapnya.
Sugiato menambahkan, proses evakuasi terhadap anjing tersebut membutuhkan wakti sekira satu jam dan tidak ada luka pada tubuhnya.
Ia meminta kepada pemilik anjing untuk mendatangi kantornya agar hewan peliharaan tersebut bisa diambil.
"Kami imbau kepada pemilik hewan peliharaan agar lebih waspada dan mengamankan hewannya saat perayaan yang melibatkan suara bising seperti malam Tahun Baru," tandasnya. (m26)