Dedy DJ Sebut Ada Oknum Polisi Mau Peras Insanul Fahmi Buntut Kasus Laporan Wardatina Mawa
January 02, 2026 11:19 AM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jakarta - Dedy DJ, seorang praktisi hukum menyebut adanya oknum polisi yang coba peras Insanul Fahmi dalam kasus laporan Wardatina Mawa.

Wardatina Mawa melaporkan suaminya Insanul Fahmi terkait dugaan perzinaan dengan mantan istri Virgoun, Inara Rusli.

Insanul Fahmi dan Inara Rusli tanpa sepengetahuan Wardatina Mawa telah menikah siri sejak Agustus 2025 lalu.

Adapun perselingkuhan Insanul Fahmi dengan Inara Rusli dibongkar Wardatina Mawa hingga melaporkannya ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan.

Sebaliknya, Inara Rusli melaporkan kebocoran rekaman CCTV di rumah pribadinya, yang kini diduga dijadikan alat bukti oleh Mawa dalam laporannya.

Buntut laporan wanita bercadar itu, praktisi hukum Dedy DJ, yang juga pengacara dari salah satu saksi atas laporan Inara, mencurigai ada oknum polisi berniat memeras Insanul Fahmi.

Dikutip Tribunlampung.co.id dari Tribunnews.com, Dedy DJ menilai, Wardatina Mawa yang disebut tengah mencari keadilan justru ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu dengan niat tidak baik.

"Kita paham betul terkait masalah Mawa melaporkan Insanul dan Inara itu kan haknya beliau gitu loh," kata Dedy, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Jumat (2/1/2026).

"Tetapi ketika bicara ada niat lain ya kan yang di mana Mawa sendiri dari awal dia mencari kepastian hukum, dia membuat laporan ke polisi untuk meminta keadilan."

"Tetapi ini yang harus kita khawatirkan ada yang menunggangi ya, motifnya sudah bukan mencari kepastian hukum, bukan mencari keadilan."

"Tetapi mencari uang dan mau memeras Insanul ini yang yang harus kita betul-betul menjadi satu atensi gitu loh," paparnya.

Lebih lanjut, Dedy menyebut salah satu pihak yang diduga menjadi dalang di balik laporan konten kreator 25 tahun itu adalah seorang oknum polisi.

Dedy juga mengklaim memiliki bukti kuat pemerasan terhadap Insanul Fahmi.

"Jadi niatnya, motifnya sudah bukan mencari keadilan, tetapi mau memeras Insanul," terang Dedy.

"Dan bukti semua kita sudah siapkan, kita sudah dengar ya, ada rekamannya juga ya kan bahwa didesain serapi mungkin oleh oknum inisial N dan oknum inisial P ya."

"Jadi dia mau memeras Insanul dengan menetapkan tersangka kemudian meminta damai. Nah, di situlah mereka akan bermain."

"Jadi, ini sangat-sangat miris ya. Apalagi yang patut diduga ini ada satu oknum dari polisi," sambungnya.

Laporan Wardatina Mawa soal Dugaan Perzinaan Berlanjut

Kasus dugaan perzinaan yang dilaporkan Wardatina Mawa dan menyeret nama Inara Rusli serta Insanul Fahmi, terus bergulir di Polda Metro Jaya.

Wardatina Mawa melaporkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (22/11/2025) terkait dugaan perzinaan.

Mawa menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV.

Laporan Wardatina Mawa kini telah memasuki babak baru.

Pihak kepolisian sudah melayangkan surat panggilan klarifikasi terhadap Inara dan Insan.

Kuasa hukum Mawa, Darma Praja menyampaikan Inara dan Insan belum menghadiri panggilan polisi.

"Laporan yang di Polda Metro untuk sampai sekarang memang pihak dari Insan dan pihak dari Inara," kata Darma, dikutip dari YouTube Cumicumi, Senin (22/12/2025).

"Sepengetahuan saya kemarin saya cek belum ada yang datang," lanjutnya.

Menurut Darma, baik mantan istri Virgoun itu maupun Insanul Fahmi belum ada yang diperiksa polisi atas laporan Mawa.

Inara dan Insan justru meminta agar jadwal pemeriksaan diundur.

"Satu pun belum ada yang datang," ujar Darma.

"Karena minta diundur jadwalnya gitu," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.