Jokowi tak Maafkan Roy Suryo, Rismon Sianipar & Dokter Tifa, Sosok Ini Sebut Masih Ada Peluang
January 02, 2026 03:45 PM

SRIPOKU.COM, JAKARTA – Jokowi dikabarkan benar-benar 'murka' terkait tuduhan ijazah palsu.

Bahkan tiga orang yakni pakar telematika Roy Suryo, pakar forensik digital Rismon Sianipar, serta dokter Tifauzia Tyassuma disebut-sebut sebagai tiga orang yang tidak akan dimaafkan Jokowi.

Ketiganya kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.

Informasi tersebut disampaikan Ketua Umum Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP), Willem Frans Ansanay, yang mengaku mendapat pernyataan tersebut saat berdiskusi langsung dengan Jokowi di kediamannya di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (19/12/2025).

Meski demikian, Jokowi tidak menyebutkan secara eksplisit identitas tiga orang yang dimaksud.

Willem menyebut Jokowi menegaskan bahwa dirinya bukan sosok yang tidak pemaaf.

Namun, menurutnya, tidak semua pihak yang terlibat dalam polemik tersebut akan mendapatkan maaf.

Ia menilai ada tiga nama yang dianggap terlalu ekstrem karena dinilai terus menolak fakta keabsahan ijazah Jokowi dan melakukan berbagai tindakan yang berujung pada proses hukum.

Sementara itu, Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Andi Azwan, menilai peluang maaf dari Jokowi masih terbuka bagi semua pihak, termasuk Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Dokter Tifa.

Menurutnya, Jokowi sebagai negarawan tetap menjunjung nilai kemanusiaan dan sikap pemaaf.

“Saya rasa tidak ada pernyataan langsung dari Pak Jokowi bahwa ada pihak yang tidak akan dimaafkan. Secara pribadi, beliau pasti memaafkan jika ada yang meminta maaf,” kata Andi dalam acara Interupsi di iNews, Kamis (1/1/2026).

Meski demikian, Andi menegaskan bahwa proses hukum terkait kasus dugaan pencemaran nama baik tetap berjalan dan tidak terpengaruh oleh sikap pribadi Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi sendiri menegaskan bahwa persoalan memaafkan adalah urusan pribadi, sedangkan proses hukum merupakan ranah yang berbeda dan harus tetap berjalan sesuai ketentuan.

“Urusan maaf-memaafkan itu urusan pribadi. Urusan hukum ya urusan hukum, prosesnya biar berjalan apa adanya,” ujar Jokowi di Solo, Rabu (24/12/2025).

Menanggapi isu tersebut, Roy Suryo menyatakan bahwa ada atau tidaknya pemberian maaf dari Jokowi tidak berpengaruh baginya.

Ia mengaku tetap pada pendiriannya dan menilai pernyataan Jokowi tidak memengaruhi sikapnya.

“Bagi saya tidak berpengaruh, mau dimaafkan atau tidak,” kata Roy dalam acara Sapa Indonesia Malam di Kompas TV, Kamis (25/12/2025).

Roy juga menyinggung pernyataan Jokowi sebelumnya yang menyebut hanya melaporkan peristiwa, bukan nama.

Menurut Roy, pernyataan tersebut bertentangan dengan fakta hukum yang menunjukkan adanya nama dan pasal yang disangkakan dalam gelar perkara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.