Gubernur Andi Sumangerukka Kenakan Adat Tolaki saat HUT ke-19 Konawe Utara, Ungkap Janji Kampanye
January 02, 2026 03:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, mengenakan pakaian adat Tolaki saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Konawe Utara (Konut), Jumat (2/1/2026).

Upacara berlangsung di kawasan Kantor Bupati Konawe Utara, Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera. 

Lokasi tersebut berjarak sekitar 123 kilometer dari ibu kota Provinsi Sultra, Kendari dan dapat ditempuh melalui perjalanan darat selama kurang lebih 2 jam 38 menit.

Busana adat Tolaki yang dikenakan gubernur mencerminkan identitas budaya salah satu suku asli Sulawesi Tenggara, yakni Tolaki.

Suku asli Sultra ini tersebar di Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kolaka, Kolaka Utara dan Kolaka Timur.

Pakaian tradisional ini umumnya digunakan dalam upacara adat, pernikahan, festival budaya, maupun kegiatan resmi sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai tradisi dan kebanggaan budaya.

Pakaian adat Tolaki biasanya terbuat dari kain tenun atau satin, yang dihiasi bordir, sulaman emas atau perak, serta manik-manik. 

Baca juga: Hasil Akhir Seleksi 7 JPT Pratama Ditentukan Gubernur Sultra, Pelantikan Ditargetkan Januari 2026

Untuk busana pria, sering dilengkapi ikat pinggang dan penutup kepala khas yang memberi kesan wibawa dan kehormatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka menegaskan komitmennya untuk merealisasikan janji politik yang pernah disampaikan kepada masyarakat Konawe Utara saat masa kampanye.

Saat itu, ia berkampanye di Kelurahan Lamondowo, Kecamatan Andowia, dan Kelurahan Molawe, Kecamatan Molawe, pada Selasa (29/10/2024).

Beberapa program yang dijanjikan antara lain penyediaan asuransi bagi petani di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Kemudian, program SATRIA Kepulauan atau Satu Triliun untuk Kepulauan, yang ditujukan untuk menjawab persoalan masyarakat pesisir dan kepulauan, termasuk pembangunan pemecah ombak guna melindungi permukiman nelayan. 

“Insyaallah, seluruh janji yang pernah saya sampaikan kepada masyarakat Konawe Utara akan saya wujudkan secara bertahap selama masa kepemimpinan saya,” ujar Andi Sumangerukka.

Purnawirawan TNI AD ini juga menyampaikan rasa syukurnya atas bertambahnya usia Kabupaten Konawe Utara yang ke-19. 

Baca juga: Serba Serbi Festival Konasara, Perayaan Pertama Bupati Konut Ikbar Sebagai Pemimpin Konawe Utara

Menurutnya, usia tersebut masih tergolong muda bagi sebuah daerah otonom.

Namun, ia berharap Konawe Utara dapat terus berkembang dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki, sehingga mampu menciptakan kenyamanan bagi masyarakat serta menjadi daerah yang memberi kesan positif bagi setiap pengunjung.

“Dengan kepemimpinan yang berintegritas, profesionalisme, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, saya yakin Konawe Utara dapat menjadi salah satu sektor unggulan dalam mendorong kemajuan Sulawesi Tenggara,” jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.