TRIBUNBANTEN.COM - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Letnan Sutopo, Serpong, Tangerang Selatan, pukul 01.30 WIB dini hari.
Kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan itu diduga karena adanya perselisihan antara pasangan di dalam mobil Nissan Grand Livina.
Perselisihan antar pasangan itu menyebabkan sejumlah kendaraan menabrak secara beruntut.
Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan AKP Danny Trisespianto Arief Sutarman mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat sebuah mobil Nissan Grand Livina yang dikemudikan pria berinisial AM menabrak kendaraan di depannya yang tengah berhenti di lampu merah.
Akibatnya, tabrakan beruntun tak terhindarkan, dan hasil penyelidikan dan keterangan saksi, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena adanya perselisihan dengan pasangannya di dalam mobil.
“Memang benar, ketika menjelang lampu merah itu ada perselisihan antara pengemudi mobil inisial AM dengan pasangannya di dalam kendaraan,” ujar Danny Trisespianto Arief Sutarman saat dikonfirmasi, Jumat (2/1/2026).
Baca juga: Sosok Kiwan Nuryadi, Anggota DPRD Serang, Anaknya Terlibat Kecelakaan Beruntun Tewaskan Satu Orang
Menurutnya, perselisihan tersebut membuat pengemudi tidak fokus sehingga tidak menyadari adanya antrean kendaraan yang sedang berhenti.
“Itu yang membuat pengemudi kurang konsentrasi, sehingga tidak melihat di depannya ada kendaraan lain yang sedang berhenti di lampu merah,” lanjutnya.
Danny menegaskan, tidak ditemukan unsur ugal-ugalan maupun pengaruh narkoba dalam kejadian tersebut. Hasil pemeriksaan CCTV menunjukkan kendaraan melaju normal sebelum kejadian.
“Dari CCTV tidak ada ugal-ugalan. Kami juga sudah lakukan tes urin dan hasilnya negatif narkoba,” jelas Danny.
Anggota kepolisian, lanjut Danny, melakukan pemeriksaan kadar alkohol terhadap pengemudi AM. Hasilnya, kadar alkohol berada dalam batas wajar.
“Kadar alkoholnya 0,72 miligram per liter. Itu masih normal, bisa berasal dari makanan sehari-hari seperti kue atau tape,” kata Danny.
Adapun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni Nissan Grand Livina, Toyota Rush, Daihatsu Sigra, dan dua unit Mitsubishi Pajero. Benturan terjadi beruntun dari belakang saat lampu lalu lintas menyala merah.
“Bentuknya karambol. Grand Livina menabrak Rush, lalu ke Sigra, kemudian ke Pajero hingga kendaraan paling depan,” ujarnya.
Meski melibatkan lima kendaraan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Kerusakan hanya terjadi pada bagian depan dan belakang kendaraan, dengan kerusakan terparah dialami mobil Grand Livina milik pengemudi AM.
Terkait pertanggungjawaban, Danny menyebut seluruh pihak telah sepakat berdamai. AM menyatakan bersedia mengganti seluruh kerugian kendaraan lain yang terlibat.
“Sekitar pukul 03.00 WIB sudah ada perdamaian. Pengemudi bersedia menanggung seluruh kerugian empat kendaraan lainnya. Semua mobil sudah masuk bengkel dan penggantian dilakukan berdasarkan invoice,” pungkasnya.
Polisi memperkirakan total kerugian materi akibat kecelakaan tersebut berada di bawah Rp50 juta.