Wali Kota Budi Rustandi Murka, BPJT Dinilai Abaikan Ajakan Tangani Banjir Unyur Kota Serang
January 02, 2026 07:07 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyoroti sikap Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang dinilainya tidak merespons ajakan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk berkolaborasi dalam penanganan banjir di Perumahan Bumi Agung Permai (BAP) Komplek 1, Kelurahan Unyur, Kota Serang.

Budi menyampaikan bahwa Pemkot Serang telah melayangkan surat kepada BPJT agar bersama-sama menangani persoalan banjir tersebut. Namun hingga kini, surat tersebut belum mendapat tanggapan.

“Kita melihat sama-sama tadi gorong-gorong di bawah jalan tol adalah bagian dari kewenangan BPJT. Insyaallah hari Senin saya akan mengundang mereka,” kata Budi saat meninjau langsung kondisi gorong-gorong, Jumat (2/1/2026).

Baca juga: Kirim Sampah ke TPAS Cilowong, Warga Minta Pemkot Tangsel Penuhi Syarat

Ia mengaku kecewa karena persoalan tersebut berdampak langsung pada permukiman warga dan seharusnya dapat segera ditangani melalui koordinasi lintas instansi.

“Karena saya geram kepada BPJT ini, dari bulan April tidak pernah membalas surat dari saya. Saya pastikan, saya melihat mereka tidak ada kolaborasi dengan pemerintah, khususnya provinsi dan Kota Serang,” tegasnya.

Menurut Budi, tidak adanya respons dari BPJT menandakan lemahnya koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah.

“Ini sangat tidak baik bagi daerah, karena selama ini tidak ada penjelasan. Dampaknya ribuan rumah kebanjiran,” ucapnya.

Meski demikian, Pemkot Serang bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah sementara untuk mengurangi dampak banjir dengan membangun sodetan agar air tidak meluap ke permukiman warga.

“Untuk sementara, kami bersama Pak Gubernur mengambil langkah penanganan darurat dengan membuat sodetan. Nantinya, sodetan sementara ini akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi,” pungkas Budi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.