Pilu Satu Keluarga Tergeletak Meninggal di Ruang Tamu Diduga Keracunan
January 02, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM -Seorang ibu dan dua anaknya ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas 8, RT 06 RW 10, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat, 2 Januari 2026, pagi.

Korban meninggal dunia masing-masing bernama Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (27), dan Adnan Al Jabrar Jamaludin (13).

Satu anggota keluarga lainnya bernama Abdullah Syauqi Jamaludin (22) ditemukan dalam kondisi kritis dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Koja, Jakarta Utara.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Utara Ipda Maryati Jonggi mengatakan kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian tiga korban tersebut.

Ipda Maryati menyampaikan bahwa olah tempat kejadian perkara telah dilakukan dan penyelidikan ditangani oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Tanjung Priok.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara Iptu Seno Adji Pradana menjelaskan bahwa tiga korban yang meninggal dunia merupakan satu keluarga yang terdiri dari seorang ibu dan dua anak.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh anak korban yang selamat setelah pulang kerja pada Jumat pagi.

Saat tiba di rumah, anak korban mendapati ibunya dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kontrakan.

Berdasarkan keterangan kepolisian, ketiga korban ditemukan di dalam satu rumah kontrakan namun berada di lokasi yang berbeda.

Sebagian korban ditemukan di dalam kamar, sementara korban lainnya berada di ruang tamu.

Petugas juga menemukan kondisi korban dengan busa keluar dari mulut saat pertama kali ditemukan.

Polisi menyatakan masih mendalami dugaan penyebab kematian, termasuk kemungkinan adanya unsur keracunan.

Seluruh jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam proses olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi.

Barang bukti tersebut antara lain botol air mineral kemasan, tiga bungkus bekas makanan yang telah habis, serta beberapa barang pribadi milik korban seperti telepon genggam.

Iptu Seno Adji Pradana menegaskan bahwa satu korban lainnya masih dirawat dan berada dalam pengawasan ketat tim medis di RSUD Koja.

Pihak kepolisian menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah hasil penyelidikan dan pemeriksaan forensik diperoleh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kepala keluarga atau suami korban diketahui telah meninggal dunia beberapa waktu sebelum peristiwa ini terjadi.

 

 

Baca juga: Pilu Kebakaran di Tahun Baru, Puluhan Orang Meninggal Terbakar

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.