TRIBUNJAMBI.COM -Sejumlah insiden kebakaran terjadi di berbagai negara Eropa saat perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026.
Peristiwa kebakaran mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka serta memicu respons darurat dari otoritas setempat.
Di Swiss, kebakaran melanda sebuah bar di kawasan resor ski Crans-Montana pada dini hari Kamis, 1 Januari 2026, dan menyebabkan puluhan orang dilaporkan meninggal dunia serta sekitar 100 lainnya mengalami luka-luka.
Polisi setempat menyatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat di bar Le Constellation yang tengah dipadati pengunjung yang merayakan Tahun Baru.
Petugas kepolisian, pemadam kebakaran, dan tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran di salah satu destinasi wisata ski terkemuka di Eropa tersebut.
Komandan Polisi Kanton Wallis, Frederic Gisler, menyampaikan bahwa pihaknya memperkirakan jumlah korban meninggal mencapai beberapa lusin orang, sementara puluhan korban lainnya mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan medis.
Rumah sakit di wilayah Wallis dilaporkan penuh dan menetapkan status darurat, dengan sejumlah korban luka dirujuk ke rumah sakit lain di berbagai wilayah Swiss.
Menurut informasi resmi, bar Le Constellation memiliki kapasitas sekitar 300 orang di dalam ruangan dan 40 orang di area teras, sementara polisi sebelumnya memperkirakan sekitar 100 orang berada di lokasi saat kejadian.
Pihak berwenang menyatakan penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan dan sejauh ini tidak ditemukan indikasi bahwa insiden tersebut disebabkan oleh serangan.
Polisi juga menutup sepenuhnya area Crans-Montana untuk kepentingan penyelidikan serta memberlakukan zona larangan terbang di wilayah tersebut.
Selain Swiss, insiden fatal juga terjadi di Jerman selama perayaan Malam Tahun Baru.
Sedikitnya dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan kembang api di kota Bielefeld, Jerman bagian barat, yang melibatkan dua remaja berusia 18 tahun.
Di sejumlah wilayah Jerman lainnya, banyak orang mengalami cedera akibat kembang api, dengan beberapa korban dilaporkan mengalami luka serius.
Sebuah rumah sakit di distrik Marzahn, Berlin, melaporkan menerima 25 pasien, termasuk anak-anak, dengan cedera parah pada tangan, sebagian di antaranya mengalami amputasi jari atau bagian tangan.
Kepolisian Berlin mencatat sekitar 400 penangkapan hingga dini hari, sementara sedikitnya 24 petugas polisi dilaporkan mengalami luka.
Polisi Jerman juga melaporkan adanya serangan terhadap petugas dan layanan darurat menggunakan petasan dan kembang api di sejumlah kota, termasuk Berlin, Hamburg, Frankfurt, Leipzig, dan Munich.
Di Leipzig, puluhan orang dilaporkan menyerang aparat keamanan dengan kembang api dan botol, serta membakar tempat sampah dan mendirikan barikade di sejumlah titik.
Insiden lain di Jerman terjadi di kota Erfurt, Jerman bagian timur, ketika kebakaran melanda sebuah bangunan bersejarah dan merembet ke dua rumah di sekitarnya, yang diduga dipicu oleh kembang api.
Di Belanda, dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan terkait kembang api selama perayaan malam pergantian tahun.
Seorang remaja berusia 16 tahun meninggal dunia di kota Nijmegen akibat kecelakaan kembang api, dan polisi telah menangkap satu orang untuk kepentingan penyelidikan.
Di kota Aalsmeer, seorang pria berusia 38 tahun juga dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan kembang api sekitar pukul 02.15 waktu setempat.
Selain itu, kebakaran besar melanda Gereja Vondelkerk di Amsterdam pada Kamis pagi, yang menyebabkan runtuhnya menara, bagian tengah bangunan, serta sebagian besar atap gereja.
Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api beberapa jam kemudian, dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden tersebut.
Penyebab kebakaran gereja masih dalam penyelidikan, sementara warga di sekitar lokasi sempat dievakuasi sebagai langkah pengamanan.
Di Polandia, dua orang dilaporkan meninggal dunia dalam kebakaran terpisah di rumah keluarga pada dini hari Tahun Baru.
Satu kebakaran terjadi di Swinna Poreba dan menewaskan seorang pria, sementara kebakaran lainnya di Sarny Wielkie menyebabkan seorang wanita meninggal dunia.
Di wilayah barat laut Polandia, kebakaran di loteng sebuah hotel mengakibatkan evakuasi terhadap 19 orang.
Dinas Pemadam Kebakaran Negara Polandia mencatat telah menangani 775 insiden dan memadamkan 546 kebakaran antara tengah malam hingga pukul 06.00 waktu setempat.
Polisi Polandia melaporkan telah menangani lebih dari 15.600 insiden selama Malam Tahun Baru, menahan 333 orang, serta menemukan 217 orang yang masuk dalam daftar pencarian.
Baca juga: BMKG: Peringatan Dini 7 Kabupaten di Jambi Sore Ini, Waspada Merangin sampai Tebo