Diteror Bangkai Ayam-Bom Molotov karena Sikap Kritisnya, Begini Sosok DJ Donny di Mata Tetangga
January 02, 2026 11:16 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Influencer sekaligus DJ, Donny, dikenal kerap menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

 Melalui akun Instagram @dj_donny, ia rutin mengunggah video monolog singkat yang bernada tajam dan kritis.

Namun belakangan, pria yang memiliki nama lengkap Ramond Donny Adam itu menjadi sasaran aksi teror dari pihak yang belum diketahui identitasnya.

Rumahnya di kawasan Jakarta sempat dikirimi bangkai ayam, bahkan dilempari bom molotov.

Aksi pelemparan tersebut terekam kamera pengawas pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 03.12 WIB.

Beruntung, api dari molotov cepat padam sehingga tidak sampai membakar mobil Donny yang berada di lokasi.

Teror ini tidak hanya membuat Donny resah, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran bagi warga sekitar. Ida, pemilik warung kelontong di dekat rumah Donny, mengaku takut dengan kejadian tersebut.

Baca juga: DJ Donny Diteror Orang Tidak Dikenal setelah Rumahnya Dilempari Bom Molotov, Polisi Periksa Saksi

“Namanya bom pasti bikin takut. Kalau sampai meledak, bisa kena rumah-rumah di sekitar sini,” ujar Ida saat ditemui Tribunnews.com, Kamis (1/1/2026).

Menurut Ida, Donny jarang terlihat bergaul di lingkungan sekitar karena kesibukannya sebagai kreator konten. Meski demikian, ia menilai Donny sebagai pribadi yang baik.

Ia mengaku mengetahui aktivitas Donny di media sosial yang sering membantu korban bencana di Sumatra. Selain itu, Ida juga memiliki pengalaman pribadi yang membuatnya terkesan dengan sosok DJ Donny.

Beberapa waktu lalu, Donny membeli sejumlah jemuran dari seorang pedagang keliling yang melintas di kompleks. Aksi tersebut direkam oleh timnya untuk kebutuhan konten. Namun, jemuran yang dibeli tidak digunakan sendiri, melainkan dibagikan kepada warga sekitar, termasuk Ida.

Ia masih mengingat jemuran berwarna merah yang diterimanya dari Donny. Menurut Ida, Donny tidak hanya membantu warga, tetapi juga meringankan beban pedagang agar dagangannya cepat habis.

“Dia memang bikin konten, tapi isinya membantu orang. Pedagangnya terbantu, warga juga kebagian, dan dari konten itu dia dapat penghasilan untuk bantu orang lagi,” jelas Ida.

Karena itu, Ida mengaku sedih dan heran mengapa Donny justru mendapat perlakuan buruk. “Saya sedih, orang sebaik itu kok ada yang nggak suka,” katanya.

Ia menambahkan, kejadian teror tersebut merupakan yang pertama kali terjadi di lingkungan tempat tinggalnya yang selama ini dikenal aman, terlebih karena akses masuk ke kompleks dibatasi pada malam hari.

Meski demikian, Ida meyakini bahwa orang baik akan selalu mendapat perlindungan. Ia menilai hal itu terlihat dari peristiwa molotov yang tidak sampai menimbulkan kebakaran karena hujan yang turun saat kejadian.

“Molotovnya jatuh dekat mobil, tapi apinya nggak nyala karena kehujanan. Saya percaya orang baik itu dilindungi Tuhan,” tutupnya.

Firdaus Oiwobo Singgung Playing Victim

Teror tersebut berupa pengiriman bangkai ayam ke rumahnya disertai pesan ancaman bernada intimidatif.

Dalam pesan itu, DJ Donny diminta berhati-hati dalam berbicara di media sosial.

"Ramond Dony Adam jaga mulutmu terutama di medsos. Jangan pecah belah bangsa atau kamu akan seperti ayam ini," demikian isi pesan ancaman yang diterimanya.

Tak berhenti sampai di situ, rumah DJ Donny kembali diteror.

Pada Rabu (31/12/2025) dini hari, dua orang tak dikenal diduga melemparkan bom molotov ke kediamannya.

Dua orang terekam kamera CCTV melakukan upaya teror di rumah DJ Donny
Dua orang terekam kamera CCTV melakukan upaya teror di rumah DJ Donny (Istimewa)

Baca juga: DJ Donny dan Sherly Annavita Diteror, Guntur Romli Curiga Ada Pengalihan Isu

Aksi tersebut terekam kamera CCTV yang terpasang di salah satu sudut rumah.

Dalam rekaman terlihat dua pelaku, salah satunya mengenakan jas hujan plastik berwarna hijau, sementara pelaku lainnya memakai jaket hitam.

Wajah keduanya tidak terlihat jelas karena menggunakan masker.

DJ Donny mengatakan, lemparan bom molotov itu tidak sampai membakar rumah maupun kendaraan pribadinya.

"Semalam saya pulang, saya tidur, jam 3.00 di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya. Untung saja Allah masih baik sama saya, apinya mati duluan," ujar DJ Donny di Polda Metro Jaya, Rabu siang.

Ia mengaku masih menyimpan pecahan botol kaca bekas bom molotov tersebut dan akan menyerahkannya kepada pihak kepolisian sebagai barang bukti.

"Pecahan kaca dan sisa bom molotovnya masih ada di rumah, belum saya apa-apain di TKP. Makanya saya datang ke sini buat laporan dulu," jelasnya.

DJ Donny menilai rangkaian teror itu tidak hanya merugikan dirinya secara pribadi, tetapi juga mengancam keselamatan keluarganya serta warga sekitar.

"Ini bukan cuma soal saya. Ini sudah mengancam keamanan keluarga dan orang-orang di sekitar rumah. Kalau rumah saya terbakar mungkin masih bisa ditanggung, tapi kalau sampai merembet ke rumah tetangga, itu bisa jadi masalah besar," ucapnya.

Di sisi lain, Ketua Ormas Termul, Firdaus Oiwobo, melontarkan pernyataan keras menanggapi kasus teror yang dialami DJ Donny.

Firdaus menuding DJ Donny bersikap berlebihan dan meminta agar tidak memosisikan diri sebagai korban.

"DJ Donny, baru ngerasain diancam aja sudah koar-koar ke mana-mana, nyalahin pemerintah. Mulut lu fitnah mulu isinya. Jangan playing victim, bisa jadi itu rekayasa lu sendiri," kata Firdaus, seperti dikutip dari unggahan Instagram pribadinya, Rabu (31/12/2025).

Ia menilai DJ Donny seharusnya menyampaikan kritik secara proporsional tanpa menyerang atau menghina pihak lain.

"Nanti nuduh orang di pemerintah gara-gara ini itu, padahal bisa saja itu rekayasa politik lu," lanjutnya.

Firdaus juga melontarkan pernyataan bernada kasar dan intimidatif. Ia menyebut DJ Donny tidak memiliki pengaruh besar dan meminta agar tidak mendiskreditkan pihak tertentu, termasuk pemerintah.

"Lu boleh kritik, tapi jangan menghina orang. Ini akibatnya, DJ Donny, lu rasain," pungkasnya. (*)

Sumber : TribunJakarta

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.