Pipa Gas Nasional di Inhil Terbakar, 4 Rumah, 5 Motor Hangus dan 2 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit 
January 02, 2026 11:17 PM

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, INHIL - Pipa gas nasional milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), terbakar hebat pada Jumat (2/1/2026) sore.

Pipa yang terbakar tersebut merupakan jalur distribusi gas nasional dari Sumatera Selatan (Sumsel) menuju Dumai Provinsi Riau.

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil dan Indragiri Hulu (Inhu), dibantu pihak kepolisian, langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

Sedikitnya tiga unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk menjinakkan api.

Kepala BPBD Inhil, R Arliansyah, melalui Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Inhil, Ari Syuria, menjelaskan bahwa proses pemadaman sempat mengalami kendala karena besarnya kobaran api.

“Saat awal kejadian, api sangat besar sehingga petugas kesulitan mendekati titik kebakaran. Pemadaman hanya bisa dilakukan dari jarak sekitar tiga kilometer,” ujar Ari Syuria saat dikonfirmasi Tribun Pekanbaru, Jum'at (2/1/2026) malam. 

Baca juga: Pipa Gas Bocor, Terdengar Suara Ledakan Disertai Kebakaran Dahsyat

Menurutnya, setelah dilakukan koordinasi intensif dengan pihak PGN melalui subkontraktornya untuk memutus aliran distribusi gas, kobaran api mulai mengecil.

“Begitu aliran gas berhasil diputus, api berangsur mengecil dan petugas bisa mendekat untuk melakukan pemadaman secara maksimal,” jelasnya.

Akibat kebakaran tersebut, empat unit rumah warga yang berada di sekitar lokasi turut terbakar. Selain itu, lima unit sepeda motor juga hangus dilalap api.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dua orang dilaporkan mengalami luka bakar dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga Jumat malam, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan sudah aman dan terkendali.

Petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi menyala kembali.

Upaya pemadaman juga terbantu oleh hujan yang mengguyur kawasan tersebut.

“Situasi saat ini sudah relatif aman, namun petugas tetap bersiaga dan melakukan pemantauan di lokasi,” kata Ari.

Kebakaran tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Lintas Riau–Jambi terganggu dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Namun, setelah kondisi dinyatakan aman, arus lalu lintas kini telah kembali normal.

Terkait penyebab kebakaran, BPBD menyatakan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Ari menyebutkan bahwa di sekitar jalur pipa gas tersebut memang terdapat permukiman warga, warung, serta lokasi yang berdekatan dengan aktivitas perusahaan tambang.

BPBD mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian agar untuk sementara waktu tidak mendekat ke area pipa gas.

“Kami minta masyarakat tetap tenang namun waspada, serta menjauh dari lokasi kebakaran. Pengguna Jalan Lintas Timur juga diimbau berhati-hati saat melintas di sekitar area tersebut,” tegas Ari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.