TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pipa gas bocor di tepi Jalan Lintas Timur di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau pada Jumat (02/01/2026) sore.
Pipa gas tersebut merupakan milik PT Trans Gas Indonesia (TGI), anak usaha PT Pertamina.
Kebocoran pipa gas diawali dengan ledakan dan menimbulkan kebakaran dahsyat.
Baca juga: PENAMPAKAN Lokasi Ledakan Pipa Gas Petronas di Malaysia, Deretan Mobil Hangus, Bak Medan Perang
Kobaran api yang menguning dan asap yang menghitam mewarnai langit sore.
Warga menyaksikan kebakaran dari kejauhan dan banyak yang memvideokan kejadian tersebut.
Pipa yang terbakar berada di tepi jalan, sehingga Jalan Lintas Timur di tersebut ditutup sementara.
Polisi sudah turun ke lokasi untuk mengamankan jalur lalu lintas.
Gemburuh suara api terdengar hingga jarak 100 meter, dan ketinggian api sekitar 15 meter
Pengendara yang melintas panik dan sebuah truk yang memaksa melintas di kebakaran pipa gas tersebut mengalami kerusakan.
Kaca depan truk pecah dan bember serta kaca spion kenyot akibat panasnya api.
Dilansir dari Kompas.com, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto membenarkan kejadian tersebut.
"Pipa gas mengalami kebocoran sehingga menimbulkan ledakan dan kebakaran," kata Anom melalui pesan WhatsApp, Jumat.
PT Transportasi Gas Indonesia (TGI atau Transgasindo) adalah perusahaan patungan (joint venture) yang didirikan pada tahun 2002, berfokus pada pengangkutan dan penyaluran gas bumi melalui pipa untuk pasar domestik (Sumatera) dan internasional (Singapura).
TGI merupakan salah satu tulang punggung infrastruktur gas bumi di Indonesia, yang berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) dan anak usaha PGN.
Kepemilikan Saham: Saham TGI dimiliki oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebesar 59,87 persen, Transasia Pipeline Company Pvt. Ltd. (40 persen ), dan Yayasan Kesejahteraan Pegawai PGN (YAKAGA) (0,13 persen ).
Operasional: Mengelola lebih dari 1.000 km jaringan pipa gas darat (onshore) dan lepas pantai (offshore) dari Grissik ke Duri dan dari Grissik ke Singapura.
Fokus Bisnis: Menyediakan layanan transportasi gas bumi yang aman, andal, dan berkelanjutan, serta mendukung transisi energi di Indonesia.
Wilayah Kerja: Memiliki kantor regional di Jambi, Indragiri Hulu, Pekanbaru, dan Batam.
TGI berperan penting dalam menyalurkan gas bumi untuk kebutuhan domestik dan ekspor, serta mengutamakan keunggulan operasional dan pelestarian lingkungan.
Menurut Anom, peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika warga mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari pipa gas tanam PT TGI.
Tak lama kemudian, api terlihat menyembur ke udara dari lokasi pipa.
"Semburan api diperkirakan mencapai 15 meter. Saat ini api masih terlihat menyala dan gas terus menyembur keluar," ujar Anom.
Anggota Polsek Kemuning dan Polres Inhil segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan langkah antisipasi.
Petugas mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area kejadian demi menghindari risiko bahaya.
"Menurut keterangan petugas yang berwenang, penyekatan arus gas telah dilakukan penutupan atau penyekatan. Minimal 3 jam mudah-mudahan sudah padam. Dimohon kepada masyarakat agar bersabar," ujar Anom.
Berdasarkan data sementara, tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak.
Jarak pipa gas dengan permukiman warga sekitar 500 meter.
"Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, meskipun kondisi cuaca dilaporkan hujan lebat dan api masih menyala," kata Anom.
( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )