Banjar Tanggap Darurat Banjir, BPBD Bergerak Distribusikan Bantuan, Terkendala Data Warga Terdampak
January 02, 2026 11:45 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -  Sejak status tanggap darurat banjir ditetapkan pada Kamis (1/2/2026) aktivitas penyaluran bantuan terus berlangsung tanpa henti di Kabupaten Banjar. 

Di balik genangan yang masih merendam sejumlah wilayah, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar terus bergerak memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.

Banjir yang meluas hingga puluhan kecamatan membuat proses distribusi logistik menjadi tantangan tersendiri. 

Namun demikian, BPBD memastikan bantuan terus disalurkan secara bertahap ke wilayah-wilayah terdampak, sembari menunggu kelengkapan data dari desa agar bantuan dapat tepat sasaran.

Baca juga: Terparah Sejak Banjir 5 Tahun Silam, Salat Jumat di Masjid di Pambatanan Banjar Pun Diliburkan

Kepala Seksi Logistik BPBD Kabupaten Banjar, Yanrinaldo Bachidie atau Buyung, Jumat (2/1/2026) menyampaikan, sejak status tanggap darurat diberlakukan, pihaknya langsung melakukan pengadaan serta pendistribusian logistik. 

Anggaran telah disiapkan agar bantuan bisa segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Begitu status ditetapkan, kami langsung bergerak. Pengadaan logistik juga langsung dilakukan supaya tidak ada jeda dalam penyaluran bantuan,” ujarnya.

Wilayah terdampak banjir sendiri tersebar di sekitar 20 kecamatan dengan ratusan desa. Sebagian besar kecamatan telah menerima bantuan, meski di tingkat desa masih ada beberapa wilayah yang belum tersentuh karena belum menyampaikan laporan atau permohonan resmi.

Menurut Buyung, data dari desa menjadi kunci agar bantuan bisa disalurkan sesuai kebutuhan riil di lapangan.

Tanpa data tersebut, pihaknya kesulitan menentukan jumlah dan jenis logistik yang harus dikirim.

“Kami sangat terbuka. Begitu ada laporan masuk, bahkan lewat pesan WhatsApp atau telepon, langsung kami respons. Seperti yang terjadi di wilayah Pingaran dan Cindai Halus, begitu ada laporan, langsung kami tindak lanjuti,” kata Buyung.

Buyung juga menegaskan bahwa tidak ada penundaan dalam penanganan warga yang baru terdampak atau harus mengungsi. Setiap laporan baru langsung menjadi perhatian petugas di lapangan.

“Begitu ada warga terdampak atau pengungsi baru, kami langsung bergerak. Tidak ada istilah menunggu lama,” tegasnya.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok semisal mi instan, beras, telur, air minum dalam kemasan, serta berbagai bahan pangan lainnya. 

Dukungan juga datang dari berbagai pihak, mulai dari perusahaan swasta hingga instansi pemerintah lainnya.

Baca juga: Banjir Meluas di Tanahlaut Kalsel, Dapur Umum Dibuka hingga Bupati Turun Langsung ke Lokasi

Selain itu, bantuan tambahan dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga terus berdatangan.

Bahkan, pada dini hari sekitar pukul dua hingga tiga pagi, bantuan kembali diterima dan langsung dicatat untuk didistribusikan.

Bahkan terpantau BPBD dan anggota komisi 1 DPRD Banjar, Amir juga pada sore hari ini menyalurkan bantuan kepada warga terdamoak banjir di Pinggaran Ilir Kabupaten Banjar.
(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.