TRIBUNPEKANBARU.COM,KUANSING – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus menunjukkan progres positif dalam upaya penggalian dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hingga 31 Desember 2025, realisasi PAD Kuansing tercatat sebesar Rp179,25 miliar atau 74,60 persen dari target awal di APBD murni 2025 sebesar Rp240,28 miliar.
Jika dibandingkan dengan target perubahan PAD 2025 yang sebesar Rp280,36 miliar, capaian tersebut mencapai 63,94 persen.
Meski belum menyentuh angka maksimal, realisasi PAD tahun 2025 jauh lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.
Pada 2024, PAD Kuansing hanya terealisasi Rp119,8 miliar dari target Rp170,63 miliar.
Kepala Bapenda Kuansing, Masrul Hakim, Jumat (2/1/2026) mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh OPD hingga desa dalam menggali potensi.
“Alhamdulillah, ada tren positif sepanjang tahun 2025. Kami juga mulai menjangkau potensi-potensi baru yang sebelumnya belum tergarap,” ujar Masrul.
Baca juga: Masih Diburu Polres Kuansing, Lihainya Pelaku Pembunuhan di Pucuk Rantau Hindari Kejaran Polisi
Baca juga: Bupati Suhardiman Amby Minta Seluruh Puskesmas di Kuansing Siaga dengan Potensi Bencana
Beberapa item PAD yang mengalami peningkatan signifikan di antaranya:
"Bapenda akan terus menggenjot optimalisasi dan penggalian sumber-sumber PAD baru di tahun 2026 agar target tahun ini tercapai. Kami juga akan menggenjot penerimaan jasa parkir perusahaan dan Pajak air tanah," ujar Masrul.
( Tribunpekanbaru.com / Guruh BW )