TRIBUNKALTIM.CO - Sore ini, panggung Super League 2025/2026 kembali menghadirkan duel sarat gengsi dari kawasan Indonesia Timur.
Laga Borneo FC vs Samarinda berlangsung pukul 16.30 WITA di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Bagi tuan rumah Borneo FC, laga ini menjadi momentum penting untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen.
Pesut Etam saat ini menempati posisi kedua dengan raihan 34 poin, sejajar dengan Persib Bandung namun kalah dalam catatan head to head.
Bermain di kandang sendiri memberi keuntungan psikologis, terlebih Stadion Segiri dikenal kerap menyulitkan tim tamu.
Baca juga: Prediksi Skor Borneo FC vs PSM Makassar di Super League Lengkap H2H dan Susunan Pemain
Kemenangan akan sangat berarti untuk mengembalikan kepercayaan diri setelah hasil kurang maksimal dalam beberapa laga terakhir.
Sementara itu, PSM Makassar datang ke Samarinda dengan misi memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Tim berjuluk Juku Eja kini berada di peringkat kesembilan dengan 19 poin dan membutuhkan tambahan angka untuk kembali bersaing di jalur atas.
Meski performa belakangan belum stabil, PSM tetap berpotensi merepotkan tuan rumah lewat permainan disiplin dan serangan balik cepat, terutama menghadapi tekanan publik Segiri.
Pertandingan Borneo FC vs PSM Makassar diprediksi berjalan ketat sejak menit awal. Kedua tim sama-sama membawa ambisi besar untuk membuka awal tahun 2026 dengan kemenangan.
Dukungan suporter, strategi pelatih, serta efektivitas penyelesaian akhir akan menjadi faktor penentu hasil laga.
Borneo FC memasuki laga ini dengan catatan performa yang menurun.
Setelah sempat mencatatkan 11 kemenangan beruntun di awal musim Super League, laju tim asuhan Fabio Lefundes mulai tersendat.
Dalam empat pertandingan terakhir, Borneo FC belum sekalipun meraih kemenangan, masing-masing kalah dari Bali United, Persib Bandung, Malut United, serta hanya mampu bermain imbang melawan Persebaya Surabaya.
Penurunan performa tersebut membuat Borneo FC harus merelakan posisi puncak klasemen diambil alih Persib Bandung.
Meski demikian, bermain di Stadion Segiri yang dikenal angker bagi tim tamu tetap menjadi modal besar bagi Pesut Etam.
Di sisi lain, PSM Makassar juga tengah berada dalam fase sulit. Tim berjuluk Juku Eja ini belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir.
Setelah ditahan imbang Persebaya Surabaya, PSM harus mengakui keunggulan Malut United dan Persib Bandung.
Lebih mengkhawatirkan lagi, lini depan PSM Makassar mengalami paceklik gol, hanya mampu mencetak satu gol dalam tiga laga tersebut.
Kondisi ini sangat kontras dengan awal era pelatih Tomas Trucha, ketika PSM Makassar tampil tajam dengan torehan 10 gol dalam tiga pertandingan awal.
Borneo FC tetap memiliki senjata utama yang membuat lawan waspada, yakni trisula lini depan mereka.
Trio Mariano Peralta, Joel Vinicius, dan Douglas Coutinho menjadi sumber utama gol Pesut Etam musim ini.
Ketiganya telah menyumbang 19 dari total 29 gol Borneo FC di Super League.
Mariano Peralta, winger asal Argentina, menjadi top skor tim dengan koleksi sembilan gol.
Gaya bermainnya yang mengandalkan dribel cepat, pergerakan dari sisi sayap, serta kemampuan cut inside untuk melepaskan tembakan keras kerap merepotkan pertahanan lawan.
Peralta juga cerdas membaca situasi, tak jarang muncul di kotak penalti untuk memanfaatkan kemelut atau scrimmage—istilah dalam sepak bola yang merujuk pada situasi bola liar hasil pantulan atau duel beruntun di area penalti.
Joel Vinicius, penyerang tengah asal Brasil, menambah dimensi berbeda. Dengan fisik kuat dan kemampuan penempatan posisi yang baik, Vinicius menjadi target man efektif.
Ia telah mencetak lima gol dan kerap memenangkan duel udara maupun duel badan.
Sementara itu, Douglas Coutinho dikenal sebagai penyerang yang klinis. Pemain bernomor punggung 32 ini sudah mencetak empat gol dan memiliki kemampuan bermain di berbagai posisi lini depan.
Fleksibilitas Coutinho membuat skema serangan Borneo FC sulit ditebak.
PSM Makassar Andalkan Lini Belakang
Menghadapi trisula maut Borneo FC, PSM Makassar dituntut tampil disiplin di lini pertahanan.
Duet bek tengah Yuran Fernandes dan Aloisio Neto Soares menjadi kunci utama.
Keduanya dikenal memiliki postur tinggi, kemampuan membaca permainan, serta komunikasi yang solid dalam menjaga area pertahanan.
Yuran Fernandes, kapten sekaligus palang pintu utama PSM, diharapkan mampu mengorganisasi lini belakang dengan lebih rapi.
Perannya sangat krusial, terutama dalam mengantisipasi pergerakan dinamis penyerang Borneo FC yang kerap bertukar posisi.
Di sektor sayap pertahanan, PSM Makassar mengandalkan Victor Luiz dan Syahrul Lasinari. Kedua fullback ini memiliki stamina tinggi dan kecepatan yang dibutuhkan untuk mengimbangi serangan dari sisi lapangan.
Secara statistik, pertahanan PSM Makassar tergolong solid. Dari 15 pertandingan, mereka baru kebobolan 15 gol atau rata-rata satu gol per laga.
Catatan tersebut menempatkan PSM sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di liga, meski dalam empat pertandingan terakhir mereka gagal mencatatkan clean sheet, yakni kondisi ketika tim tidak kebobolan gol.
Legenda PSM Makassar, Yosef Wijaya, menilai kebobolan tersebut dipengaruhi proses adaptasi terhadap sistem baru pelatih Tomas Trucha.
Trucha dikenal menerapkan pressing tinggi dan gaya bermain progresif, berbeda dengan pendekatan pelatih sebelumnya Bernardo Tavares yang lebih mengandalkan zona marking—strategi bertahan dengan menjaga area tertentu, bukan langsung mengikuti pergerakan lawan.
Borneo FC Diperkirakan Kehilangan Tiga Pemain Penting
Meski diunggulkan sebagai tuan rumah, Borneo FC diprediksi tampil pincang. Tiga pemain mereka dipastikan atau diperkirakan absen saat menghadapi PSM Makassar.
Rivaldo Maicon, pemain muda yang mengisi slot U-23, harus menepi akibat cedera.
Musim ini, Rivaldo tampil cukup konsisten dengan 10 penampilan dan mencatatkan dua assist dari total 821 menit bermain.
Selain itu, Baker Elhusaini juga absen karena cedera. Kehilangan Baker menjadi kerugian besar bagi Borneo FC, mengingat perannya yang vital di lini belakang dengan 11 penampilan musim ini.
Satu nama lain yang tidak akan memperkuat Pesut Etam adalah Fajar Faturrahman.
Eks pemain Timnas Indonesia tersebut memilih hengkang sebelum kompetisi berakhir dan dikabarkan diminati oleh Dewa United serta Malut United.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengakui bahwa absennya beberapa pemain inti menjadi tantangan tersendiri, terutama di tengah ketatnya persaingan papan atas Super League musim ini.
Dukungan Suporter dan Atmosfer Stadion
Meski berstatus tim tamu, PSM Makassar dipastikan tidak berjuang sendirian.
Sekitar 300 suporter PSM Makassar yang tergabung dalam The Macz Man Zona Kalimantan Timur diperkirakan hadir di Stadion Segiri.
Mereka berasal dari Sangatta, Bontang, Balikpapan, dan Samarinda, serta berpotensi bertambah dengan kehadiran perantau asal Sulawesi Selatan.
Namun, sesuai regulasi PSSI yang masih melarang suporter tamu hadir secara resmi, para pendukung PSM Makassar tidak diperkenankan mengenakan atribut klub.
Mereka akan ditempatkan di Tribun VIP Barat berdasarkan koordinasi dengan panitia pelaksana Borneo FC.
Kehadiran suporter ini diyakini dapat menambah motivasi Yuran Fernandes dan rekan-rekan untuk tampil maksimal.
Head to Head Borneo FC vs PSM Makassar
Dalam delapan pertemuan terakhir, kedua tim menunjukkan kekuatan yang relatif seimbang. Borneo FC dan PSM Makassar sama-sama mencatatkan dua kemenangan, sementara empat laga lainnya berakhir imbang.
Pertemuan terakhir pada April 2025 di Stadion Segiri berakhir dengan skor 1-1, menegaskan bahwa duel Indonesia Timur ini kerap berlangsung ketat hingga peluit akhir.
Prediksi Jalannya Laga dan Skor Akhir
Melihat kondisi kedua tim, pertandingan diperkirakan berlangsung ketat dengan intensitas tinggi. Borneo FC diprediksi lebih dominan dalam penguasaan bola, memanfaatkan kecepatan trisula lini depan mereka.
Sementara PSM Makassar kemungkinan bermain lebih pragmatis, menunggu celah melalui serangan balik cepat.
Absennya beberapa pemain Borneo FC bisa menjadi celah bagi PSM Makassar, namun faktor kandang dan ketajaman Mariano Peralta cs membuat Pesut Etam tetap sedikit diunggulkan.
Prediksi skor akhir: Borneo FC 2-1 PSM Makassar.
Prediksi Susunan Pemain
Borneo FC (4-3-3):
Nadeo Argawinata; Rizky Dwi, Komang Teguh, Christophe Nduwarugira, Caxambu; Dwiky Hardiansyah, Kei Hirose, Juan Villa; Douglas Coutinho, Joel Vinicius, Mariano Peralta.
PSM Makassar (4-2-3-1):
Hilmansyah; Mufli Hidayat, Aloisio Neto, Yuran Fernandes, Victor Luiz; Savio Roberto, Ananda Raehan; Victor Dethan, Daisuke Sakai, Jacques Themopele; Alex Taque.
Link Live Streaming
LINK LIVE STREAMING


















(*)