DLH Kota Bekasi Kerahkan 456 Personel dan 71 Armada untuk Pengendalian Sampah Nataru
January 03, 2026 09:50 AM

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi kerahkan sejumlah personel dengan armada untuk pengendalian sampah, terkhusus saat periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih mengatakan pengerahan itu dilakukan secara bertahap dan bersiap 24 jam.

24 jam dipilih guna memastikan pelayanan persampahan tetap berjalan maksimal.

"DLH Kota Bekasi mengerahkan sebanyak 71 unit armada pengangkut sampah, yang terdiri dari dump truck, arm roll, compactor, dan kendaraan pendukung lainnya. Selain itu, sebanyak 456 orang personel," kata Kiswatiningsih, dikutip Jumat (2/1/2026).

Sebagai informasi, keputusan mengerahkan personel dan armada itu dijelaskan Kiswatiningsih sebagai bagian dari upaya pengendalian sampah.

Sehingga DLH Kota Bekasi melaksanakan sejumlah langkah strategis.

Armada dan kru kebersihan disiagakan di titik-titik rawan peningkatan timbulan sampah, dengan dukungan koordinasi bersama UPTD Kebersihan Kecamatan serta UPTD Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar alur pengangkutan dan pembuangan sampah berjalan lancar.

DLH Kota Bekasi juga melakukan monitoring dan evaluasi harian terhadap volume timbulan sampah selama periode Nataru. 

Pemantauan lapangan dilakukan secara langsung di lokasi-lokasi strategis dan pusat keramaian untuk memastikan pengelolaan Tempat Penampungan Sementara (TPS) berjalan optimal.

Lalu bertujuan untuk memantau sampah dapat segera diangkut ke TPA tanpa menimbulkan penumpukan yang berpotensi mengganggu kebersihan dan kenyamanan masyarakat.

Selain upaya teknis di lapangan, DLH Kota Bekasi juga mengimbau seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengendalian sampah dengan membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan.

Kemudian masyarakat mampu mengurangi penggunaan sampah sekali pakai, serta melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

“Keberhasilan pengendalian dan penanganan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat," pungkasnya. (M37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.