Jalur Lubuk Basung–Bukittinggi di Pasar Maninjau Masih Terputus Pascabanjir, Warga Masih Mengungsi
January 03, 2026 02:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Arus lalu lintas di Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam masih belum bisa dilalui oleh kendaraan, Sabtu (3/1/2026).

Diketahui, akses jalan di lokasi tersebut terputus akibat tertutup oleh material banjir bandang pada Kamis (1/1/2026) lalu.

Banjir bandang itu dipicu oleh longsoran tebing akibat hujan deras usai pergantian tahun baru 2026.

Baca juga: Terobos Banjir, Kapolsek Koto Tangah Gendong Lansia ke Tempat Aman

Warga, Yola Frima Reza mengatakan sampai sekarang arus lalu lintas di Pasar Maninjau atau jalan Lubuk Basung-Bukittinggi masih belum bisa dilalui kendaraan.

"Belum bisa dilalui sampai sekarang, karena masih dalam tahap pembersihan material," ungkapnya saat dikonfirmasi Tribunpadang.com.

Sementara itu, untuk kondisi debit air sungai sudah mengecil pada Sabtu pagi.

"Namun masyarakat tetap khawatir, sebelumnya saat cuaca bagus, terjadi juga longsor dan banjir bandang," pungkasnya.

Baca juga: Gubernur Mahyeldi Lepas 400 Mahasiswa KKN Unand untuk Verifikasi Rumah Terdampak Bencana di Sumbar

Bahkan sampai sekarang, di Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya berada di tahap siaga.

"Bisa dikatakan, kami masih siaga," jelasnya.

Sedangkan pada Jumat (2/1/2026) kemarin, hujan lebat mengguyur daerahnya sejak pukul 09.00 WIB hingga sekira 19.30 WIB.

"Hujan tidak berhenti total, paling mentok gerimis," tambahnya.

Baca juga: Daniel Pilih Bertahan Meski Rumah Terancam Amblas Diterjang Sungai, Berharap Solusi Pemko Padang

Di sisi lain, akibat bencana yang terjadi pada Kamis dini hari itu, warga di lokasi bencana terpaksa mengungsi sementara.

"Warga diarahkan mengungsi ke Ghasang, tepatnya di Masjid Raya Al Ihsan. Kurang lebih lokasinya berjarak 1 kilometer dari lokasi bencana," kata Yola.

"Warga sudah mengungsi selama tiga hari, sejak bencana Kamis dini hari," sambungnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.