Wamena (ANTARA) - Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, mengingatkan warga untuk tidak menyelundupkan minuman beralkohol ke Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui jalur udara maupun darat.
“Kami tegaskan warga atau oknum siapa saja untuk tidak membawa barang haram minuman beralkohol ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, baik melalui transportasi udara maupun darat karena akan ditindak tegas aparat keamanan TNI-Polri dan pemerintah daerah,” katanya, di Wamena, Sabtu.
Aparat gabungan TNI-Polri berhasil menyita sejumlah minuman beralkohol berbagai merek yang dibawa oleh kendaraan roda dua maupun enam dari Jayapura ke Wamena menggunakan jalan darat.
Menurut dia, operasi gabungan dalam mencegah peredaran minuman beralkohol di Kabupaten Jayawijaya akan terus dilakukan pada tahun 2026.
“Kami tidak akan pernah berhenti untuk mencegah minuman beralkohol beredar di Kabupaten Jayawijaya, karena minuman ini salah satu faktor utama gangguan kriminalitas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah akan terus meningkatkan koordinasi dengan TNI-Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di Kabupaten Jayawijaya.
“Kami memastikan pemerintah daerah dan aparat keamanan solid di Kabupaten Jayawijaya untuk sama-sama menjaga stabilitas keamanan di sini. Kami harap dukungan semua komponen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas,” katanya.
Ia menambahkan pada 2026 stabilitas keamanan di Papua Pegunungan khususnya Kabupaten Jayawijaya menjadi hal utama percepatan pembangunan di daerah ini.
“Pembangunan cepat terwujud di Kabupaten Jayawijaya asalkan keamanan terpelihara dengan baik. Oleh sebab itu dukungan semua elemen masyarakat di Kabupaten Jayawijaya sangat diperlukan,” ujarnya.







