Sekretariat Daerah Turun Tangan Bela Rusman Hadapi Ketua DPRD Soppeng, Kemarin Ngaku Dianiaya
January 05, 2026 02:05 PM

TRIBUNTIMUR.COM, SOPPENG - Pejabat Pemerintah Kabupaten Soppeng, Sulsel, Rusman menyita perhatian.

Rasman mengaku dianiaya Ketua DPRD Soppeng, Andi Muhammad Farid.

Sekretariat Daerah (Setda) Soppeng turun tangan bantu Rusman.

"Betul, kondisi hari ini dari informasi dari yang bersangkutan itu sementara proses penanganan di pihak berwajib (Polisi)," ujar Musriadi Kepala Bagian Hukum Setda Soppeng saat dihubungi Tribun-Timur.com melalui telepon Whatsapp, Senin (5/1/2026) pagi.

Lanjut, kata dia menilik solidaritas ASN Soppeng yang beredar di media sosial, pihaknya mengaku tidak bisa berbicara terlalu banyak.

"Kalau itu saya agak jauh dari konteks tersebut. Apakah inisiatif ASN secara perorangan atau asosiasi tertentu, kami belum tahu pasti. Tapi informasi itu ada dan beredar seperti yang kita saksikan," katanya.

Pihaknya juga menyebut tetap akan mengawal pendampingan hukum selama yang bersangkutan (Rusman) tengah melaksanakan tugas sebagai ASN.

"Betul sangat memungkinkan kami dampingi selama yang bersangkutan mengajukan permohonan dan konteksnya  sedang menjalankan tugas sebagai ASN saat kejadian, saya kira masih proses semua," tegasnya.

Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie mengaku belum bisa membeberkan secara detail soal kasus dugaan penganiayaan tersebut. 

Pihaknya juga masih pemeriksaan saksi dan visum.

“Sementara pendalaman dan pemeriksaan saki-saksi. Kita juga sudah lakukan visum,” katanya, lewat telepon.

"Betul, laporannya sudah masuk. Melapor soal penganiayaan dan pengancaman," sambungnya.

Rusman diduga dianiaya Ketua DPRD Soppeng, Andi Muhammad Farid.

Dalam keterangannya, Rusman mengaku dianiaya di ruangannya, Kantor BKPSDM Kabupaten Soppeng.

"Dia (Andi Muhammad Farid) masuk ke ruangan saya tanyakan ke teman seruangan soal administrasi Pegawai, saya dilempar kursi saat itu bahkan sempat ditendang juga," ujarnya melalui rekaman video yang beredar.

Rusman telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib, Polisi.

"Saya sudah melapor ke Polres. Pengancaman dan penganiayaan," paparnya.

Ia juga memperlihatkan bekas dari pukulan yang diduga dilakukan Ketua DPRD Soppeng kepadanya.

"Sudah ada hasil visum," singkatnya.

Sementara itu, Tribun-Timur.com telah menghubungi Ketua DPRD Soppeng melalui telepon dan pesan Whatsapp.

Profil Andi Muhammad Farid

Andi Muhammad Farid, S.Sos adalah salah satu politisi muda berbakat dari Partai Golkar yang mewakili Daerah Pemilihan I, Kecamatan Lalabata.

Sosoknya dikenal karismatik, ramah, dan bersahaj membuat namanya cukup familiar di kalangan masyarakat Soppeng.

Putra pasangan H. A. Kaswadi Razak, S.E. dan Hj. Nurjannah itu lahir di Soppeng pada 19 Mei 1998.

Kaswadi Razak adalah Bupati Soppeng periode 2016–2021 dan 2021–2024.

Ia menjabat untuk periode kedua sejak 26 Februari 2021 setelah dilantik Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar.

Perjalanan pendidikan Farid dimulai di SD Negeri 3 Lemba, lalu dilanjutkan ke SMP Nusantara.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah pertama, ia melanjutkan studi di Bosowa School Makassar.

Semangat belajarnya mengantarkannya menjadi mahasiswa di Universitas Hasanuddin dan berhasil meraih gelar Sarjana Sosial di bidang Sosiologi.

Selain aktif di dunia akademik, Andi Muhammad Farid juga aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan.

Beberapa di antaranya adalah BPC HIPMI Soppeng, DPD II AMPI Soppeng, IOF Pengcab Soppeng, dan AMPG Soppeng.

Pada Pemilu 2024, ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif untuk DPRD Kabupaten Soppeng dari Dapil I Kecamatan Lalabata.

Berkat kegigihannya, serta dukungan penuh dari keluarga dan masyarakat, ia terpilih dan kini menjabat sebagai Ketua DPRD Soppeng Periode 2024–2029.

Baginya, partisipasi aktif dan kerja sama antar elemen pemerintahan dan masyarakat adalah kunci untuk menjalankan tugas dan mewujudkan harapan bersama.

Ia juga memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama aspirasi kaum muda yang menjadi bagian penting dari masa depan daerah.

BIODATA :

NAMA LENGKAP : H. A. MUHAMMAD FARID, S.Sos.

PARTAI : GOLKAR

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL I

TEMPAT / TANGGAL LAHIR : Soppeng, 19-05-1998

PENDIDIKAN TERAKHIR : S 1

LATAR BELAKANG SEBELUM DUNIA POLITIK :

KETUA AMPG

KETUA AMPI

KETUA HIPMI. (*)

 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.