Bibit Siklon Tropis 91S Berkembang Jadi Siklon Tropis Jenna, Ini Kondisinya
GH News January 05, 2026 08:09 PM
Jakarta -

Tropical Cyclon Warning Center (TCWC) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sampaikan hadirnya Siklon Tropis Jenna di Samudra Hindia barat daya Lampung. Siklon tropis ini terbentuk pada Senin, 5 Januari 2026 pukul 13.00 WIB.

Tak tiba-tiba, Siklon Tropis Jenna berkembang dari Bibit Siklon 91S. Saat ini, kecepatan angin Siklon Tropis Jenna mencapai 35 knot atau 65 km/jam dengan tekanan udara minim 992 hPa.

Menjauhi Indonesia

TCWC Jakarta memprediksikan kekuatan Siklon Tropis Jenna berpotensi meningkat menjadi kategori 2. Kekuatan kategori 2 berarti keceapatan angin siklon tropis akan meningkat, yakni mencapai 154-177 km/jam.

Kategori ini berkaitan dengan klasifikasi Skala Angin Badai Saffir-Simpson menurut Badan Kelautan dan Atmosfer Amerika Serikat (NOOA). Ketika siklon tropis mencapai kategori 2, angin tersebut dinilai mulai berbahaya dan bisa menyebabkan kerusakan yang luas.

Jika angin berada di daratan, siklon tropis bisa menimbulkan risiko cedera atau kematian bagi manusia, ternak, dan hewan peliharaan akibat puing-puing yang berterbangan dan berjatuhan. Rumah yang dibangun dengan buruk berpeluang tinggi mengalami kerusakan atap.

Sedangkan rumah yang dibangun dengan baik dapat mengalami kerusakan besar pada atap dan dinding luarnya. Banyak pohon yang punya akar dangkal akan patah atau tercabut dan tumbang menghalangi banyak jalan.

Namun, jika siklon tropis berada di laut, angin kencang dan gelombang tinggi mungkin akan terjadi. Meskipun berpotensi meningkat menjadi kategori 2, BMKG menegaskan Siklon Tropis Jenna bergerak ke arah selatan menjauhi wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan.

Dalam 24 jam ke depan yakni hingga 6 Januari 2026 pukul 13.00 WIB, Siklon Tropis Jenna tetap memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem dan perairan RI. Adapun dampak tidak langsung Siklon Tropis Jenna seperti yang dikutip dari laman resmi TCWC Jakarta, yakni:

Angin Kencang

  • Pesisir barat Bengkulu
  • Pesisir barat Lampung

Gelombang Laut Tinggi

Moderate Sea: 1,25 hingga 2,5 meter

  • Perairan barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung
  • Perairan selatan Pulau Jawa
  • Selat Sunda bagian selatan
  • Samudra Hindia selatan Pulau Jawa
  • Samudra Hindia Barat Aceh hingga Bengkulu

Rough Sea: 2,5 hingga 4 meter

  • Samudra Hindia barat Lampung

Jejak Siklon Tropis Jenna

Melansir laman The Bureau of Meterology (BoM) Australia jejak Siklon Tropis Jenna ada pada 2-6 Mei 1996. Kala itu, Siklon Tropis Jenna terbentuk dari tekanan rendah tropis yang terletak di sebelah barat Pulau Sumatera pada 2 Mei 1996.

Siklon Tropis Jenna menjadi siklon tropis di wilayah Australia Barat pada musim 1995/1996. Awalnya, Siklon Tropis Jenna bergerak ke arah barat daya dan melewati wilayah Australia Barat pada akhir 3 Mei 1996.

Kondisi siklon tropis itu semakin menguat pada 4 Mei dan mencapai status siklon marginal. Pada 5 Mei 1996, Siklon Tropis Jenna semakin menguat dan bergerak ek arah tenggara menuju wilayah Australia Barat.

Namun, usai mencapai intensitas puncak antara pukul 06.00-12.00 waktu Australia, Siklon Tropis Jenna melemah. Kondisi terakhirnya dinyatakan usai pada 6 Mei 1996.

Meski sempat menguat, BoM memastikan tidak ada dampak yang diketahui terkait Siklon Tropis Jenna. Melihat keadaannya yang menjauhi Indonesia, semoga keadaan Siklon Tropis ini segera melemah ya detikers!

Demikian informasi tentang Siklon Tropis Jenna. Bagi detikers yang ada di wilayah pesisir barat Bengkulu dan Lampung pastikan untuk terus waspada ya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.