TRIBUNJOGJA.COM - Terra Invicta, game strategi–simulasi ambisius yang mengajak pemain menghadapi skenario invasi alien paling realistis dan kompleks yang pernah hadir di genre grand strategy.
Terra Invicta tersedia di PC sejak 6 Januari 2026, dengan genre Simulation & Strategy.
Game ini dikembangkan oleh Pavonis Interactive dan dipublikasikan oleh Hooded Horse.
Berbeda dari game strategi pada umumnya, Terra Invicta tidak menempatkan pemain sebagai penguasa satu negara.
Pemain memimpin organisasi bayangan lintas negara dengan ideologi tertentu.
Selain itu, pemain juga bersaing memperebutkan pengaruh politik, militer, ekonomi, hingga ilmiah, sembari bersiap menghadapi ancaman invasi makhluk ekstraterestrial dari pinggiran Tata Surya.
Kisah Terra Invicta dimulai dari deteksi wahana asing yang mendekati Bumi.
Tanpa sepengetahuan umat manusia, alien telah lebih dulu tiba di Sabuk Kuiper dan mulai menambang planet katai untuk mempersiapkan invasi.
Ketidakmampuan negara-negara dunia untuk bersatu melahirkan tujuh faksi global dengan visi masa depan yang saling bertentangan.
Setiap faksi menawarkan gaya bermain, tantangan, dan dilema moral yang berbeda.
Salah satu kekuatan utama Terra Invicta terletak pada pendekatan geopolitiknya.
Pemain tidak mewarnai peta dengan satu negara, melainkan mengendalikan titik-titik kekuasaan (control points) dalam pemerintahan, militer, dan ekonomi berbagai negara.
Sistem opini publik yang kompleks membuat ideologi, propaganda, dan peristiwa global menjadi faktor penentu kemenangan.
Dewan penasihat yang terdiri dari politisi, ilmuwan, mata-mata, hingga komandan militer menjadi alat utama pemain.
Mereka bisa dikembangkan, dipersenjatai pengaruh, bahkan dikirim ke luar angkasa untuk mendukung agenda faksi.
Game Terra Invicta membawa pemain melangkah ke era kolonisasi luar angkasa.
Lebih dari 300 asteroid, bulan, dan planet dimodelkan secara dinamis dengan orbit yang terus bergerak.
Pemain dapat membangun stasiun luar angkasa, pangkalan tambang, hingga armada tempur untuk menguasai sumber daya vital seperti air, logam, dan bahan nuklir.
Pertempuran antariksa menjadi salah satu aspek paling teknis dan menantang.
Sistem combat berbasis fisika Newtonian menuntut perencanaan matang, mulai dari manuver 3D, manajemen panas, hingga desain kapal yang realistis berdasarkan spekulasi ilmiah dan hard sci-fi.
www.store.steampowered.com
Baca juga: Rekomendasi 5 Game Android Santai Terbaik untuk Mengisi Waktu Luang
(MG Yustama Alfido Reanoka)