TRIBUNBATAM.id - Realisasi Dana Bagi Hasil Maybrat Provinsi Papua Barat Daya pada 2025 mencapai Rp 44,91 miliar, meningkat Rp 8 miliar dari tahun 2024 yakni sebesar Rp 36,96 miliar.
Kenaikan ini menandakan bertambahnya transfer fiskal dari pemerintah pusat ke daerah.
Data DJPK Kemenkeu menyatakan, kontributor terbesar DBH Maybrat 2025 dari DBH SDA Gas Bumi 30 persen yakni mencapai Rp 25,93 miliar.
Angka ini jauh lebih besar ketimbang realisasi hasil perkebunan sawit hanya Rp 0,50 miliar.
Dana Bagi Hasil (DBH) merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah berdasarkan angka persentase tertentu untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.
Tujuan DBH adalah untuk memperbaiki keseimbangan vertikal antara pusat dan daerah dengan memperhatikan potensi daerah penghasil.
Untuk Maybrat, DBH terdiri atas berbagai komponen
Dampak dana bagi hasil terhadap pendapatan APBD Maybrat 2025 masih kecil. Realisasi pendapatan APBD Maybrat 2025 mencapai Rp 666,78 Miliar.
Dengan demikian dana bagi hasil hanya menyumbang sekitar 7 persen terhadap pendapatan APBD.
APBD Maybrat 2025 masih sangat tergantung dari komponen lain seperti Dana Alokasi Umum yang mencapai Rp 365,38 miliar atau 55 persen dari total pendapatan.
Angka ini jauh lebih besar ketimbang pendapatan asli daerah (PAD) yakni RP 15,37 miliar.
| Dana Bagi Hasil | Pagu | Realisasi | Persen |
|---|---|---|---|
| Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit | 0,50 M | 0,50 M | 100.00 |
| DBH PBB Bagian Daerah untuk Kabupaten/Kota | 6,20 M | 3,71 M | 59.78 |
| DBH PPh Pasal 21 | 1,99 M | 1,00 M | 50.00 |
| DBH PPh Pasal 25/29 OP | 0,08 M | 0,05 M | 53.83 |
| DBH SDA Gas Bumi 30 % | 25,93 M | 25,93 M | 100.00 |
| DBH SDA Kehutanan - PSDH | 0,40 M | 0,12 M | 30.00 |
| DBH SDA Minerba - Royalti | 8,14 M | 8,14 M | 100.00 |
| DBH SDA Minyak Bumi 15 % | 4,62 M | 4,62 M | 100.00 |
| DBH SDA Perikanan | 0,85 M | 0,85 M | 100.00 |
| Total | 48,72 M | 44,91 M | 92.18 |