Banjir Rendam Ratusan Hektar Sawah Petani di Raya Belanti Tapin
January 07, 2026 11:43 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Ratusan hektare lahan pertanian padi di Kelurahan Raya Belanti, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, terdampak banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. 

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah binaan Raya Belanti, Muhammad Isnaini, menyebutkan lahan padi yang sudah terdata dan dilaporkan ke bidang tanaman mencapai 137 hektare. 

Namun, angka tersebut belum termasuk tanaman semai dan tanam lacak yang diperkirakan mencapai lebih dari 300 hektare.

“Di antara lahan yang terdampak, cukup banyak mengalami kerusakan berat atau puso karena genangan air yang dalam, ditambah serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) keong mas,” ujarnya, Rabu (7/1/2026). 

Baca juga: Tangani Dugaan Korupsi pada Bank BUMN, Kejari Tabalong Sita Uang Sebesar Rp 1,3 Miliar

Isnaini menambahkan, kerugian yang dialami petani cukup besar karena harus kembali membuat bibit semai serta menanggung biaya tambahan, mulai dari upah tenaga kerja hingga sarana produksi pertanian. 

Kondisi tersebut diperparah karena hingga kini banjir belum sepenuhnya surut. Kelurahan Raya Belanti sebelumnya lokasi terdampak juga telah dikunjungi Bupati Tapin.

Senada dengan itu, Fakhrudin, petani di Kelurahan Raya Belanti, mengaku telah menyampaikan laporan terkait kondisi lahan pertanian yang terendam banjir dan berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi petani. 

“Sudah saya sampaikan aspirasi para petani yang tanaman padinya terendam dan terancam rugi. Kami harus beli benih lagi untuk semai dan melakukan tanam ulang setelah banjir surut,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.