SURYAMALANG.COM - Berikut ini bacaan empat lirik sholawat yang bisa diamalkan saat peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW jatuh pada Jumat 16 Januari 2026 mendatang.
Selain pengajian dengan mengundang ulama untuk berdakwah, Isra Miraj Nabi Muhammad SAW juga diperingati sendiri dengan mengamalkan Sholawat Nariyah, Sholawat Al Fatih, Sholawat Burdah dan Sholawat Badar.
Insya Allah, bisa diamalkan secara istiqomah dan semata mengharap rida Allah SWT, maka pahala yang akan diperoleh sobat muslim yang mengamalkannya akan luar biasa, mengejutkan dan tidak terduga.
Peristiwa Isra Miraj merupakan kisah perjalanan satu malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram, Mekkah menuju Masjidil Aqsa, Yerusalem lalu naik ke Sidratul Muntaha untuk menghadap kepada Allah SWT.
Di saat itulah, Nabi Muhammad SAW mendapat perintah Sholat Lima Waktu.
Berikut ini 4 sholawat yang dianjurkan diamalkan saat Isra Miraj.
Sholawat ini diciptakan oleh Syekh Nariyah yang hidup pada masa Rasulullah SAW.
Sholawat Nariyah Latin
اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا
Allohumma sholli shollatan Kaamilatan wa sallim salaman
تَامًّا عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِيْ
Taman 'ala sayyidina muhammadiladzi
تُنْحَلُ بِهَ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ
Tanhallu bihil 'uqodu wa tanfariju bihil kurobu
وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ
Wa tuqdhobihil hawa iju wa tunna lu bihiro 'ibu
وَحُسْنُ الْخَوَاتِيْمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ
Wa husnul khowatim wa yustaqol ghomawu
بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ
Biwaj hihil kariim wa 'ala aalihi
وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ
Washosbihi fii kulli lamhatin wa hafasim
بِعَدَدَ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ
bi'adadi kulli ma'luu mi laka
“Ya Allah, berikanlah sholawat yang sempurna dan salam yang sempurna kepada junjunganku Baginda Nabi Muhammad yang dengannya terlepas dari ikatan (kesusahan) dan dibebaskan dari kesulitan.
Dan dengannya juga ditunaikan hajat dan diperoleh segala keinginan dan kematian yang baik, serta memberi siraman (kebahagiaan) kepada orang yang sedih dengan wajahnya yang mulia, juga kepada keluarganya, para sahabatnya, dengan seluruh ilmu yang Engkau miliki.”
Sholawat Badar berisikan pujian-pujian kepada Nabi Muhammad SAW
"Shalaatullaah Salaamullaah ‘Alaa Thaaha Rasuulillaah. Shalaatullaah Salaamullaah ‘Alaa Yaa Siin Habibillah"
“Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Nabi utusan Allah. Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Nabi Yasin kekasih Allah.”
Sholawat Burdah juga berisi pujian pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
Sholawat ini terdiri atas 160 bait yang berisi ajaran mencegah hawa nafsu.
“Fainna ammaratii bis suui mat ta'adhat min kahlihaa binadhiirisy syaibi wal harami.”
"Sungguh nafsu amarah ku tak dapat menerima nasihat, karena ketidaktahuannya akan peringatan berupa uban di kepala dan ketidakberdayaan tubuh akibat umur senja."
“Fashrif hawaahaa wa haadhir antuwaliyah innalhawaa maa tawalla yushim auyashim.”
"Maka palingkan nafsumu, takutlah jangan sampai ia menguasainya. Sesungguhnya nafsu, jikalau berkuasa maka akan membunuhmu dan membuatmu tercela,"
“Waraa'ihaawahya fil a'maali saaaimah wa in hiyastahlatil mar'aa falaa tusim.”
"Dan gembalakanlah nafsu, karena dalam amal nafsu bagaikan hewan ternak. Jika nafsu merasa nyaman dalam kebaikan, maka tetap jaga dan jangan kau lengah."
Sholawat Al Fatih ini lebih dikenal sebagai amalan pengundang rezeki yang diridai Allah SWT.
Penciptanya adalah Muhammad Al-Bakri yang merupakan keturunan sahabat Nabi Muhammad AS, Abu Bakar Ash-Shiddiq.
“Allahumma sholli wa sallim wa barik 'ala sayyidina Muhammadinil Fatihi lima ughliqa, wal khatimi lima sabaqa, wan nashiril haqqa bil haqqi, wal hadi ila shiratin mustaqim. Shallallahu 'alayhi, wa 'ala alihi, wa ashabihi haqqa qadrihi wal miqdari hil 'adzim.”
"Ya Allah, limpahkanlah sholawat, salam dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang hak dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus, semoga Allah limpahkan shalawat kepadanya, keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukan agung."