Kuburan Band Bantah Sindir Lagu Republik Fufufafa Milik Slank, Langsung Hubungi Kaka 
January 08, 2026 08:16 AM

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuburan band dituding menyindir karya terbaru Slank berjudul Republik Fufufafa lewat lagu Tak Diberi Tulang Lagi.

Tudingan tersebut sebelumnya viral di media sosial.

Baca juga: Kunci Gitar Republik Fufufafa - Slank: Aku Lahir di Negeri Kacau Balau Orang-Orangnya pada Sakau

Menanggapi kabar itu, personel Kuburan Band angkat bicara. Pemain bass Kuburan Band, Denny Rahmat Ramdani, menegaskan isu tersebut tidak benar.

Kuburan Band memastikan itu bukan lagu mereka, melainkan garapan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dibuat oleh oknum.

“Itu dapat kami pastikan sebenarnya enggak betul ya, alias salah tag kayaknya,” kata Denny saat dihubungi awak media, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Sosok Muhammad Suryo, di Balik Konser Slank 10 Kota yang Digelar dengan Tiket Masuk Gratis

Denny mengungkapkan, sejak awal kemunculannya, pihak band sudah merasa ada kejanggalan pada lagu yang ramai dibicarakan tersebut. 

Setelah didengarkan secara saksama, Kuburan Band meyakini lagu itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Meskipun kita sudah langsung ngeh kalau lagunya menurut kita itu AI banget. Dari musiknya saja ketahuan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan gitaris Kuburan Band, Raka Auliantara. 

Ia menilai dari sisi teknis, permainan musik pada lagu tersebut terlalu rapi jika disebut sebagai karya manusia.

“Karena enggak ada yang serapi itu main musiknya. Terlalu rapi bagi kita kalau itu dibilang lagu asli buatan manusia,” ujar Raka berseloroh.

Hubungi Kaka Slank

Untuk menghindari kesalahpahaman dengan Slank, Kuburan Band langsung menghubungi Akhadi Wira Satriaji atau Kaka Slank.

“Kami menghubungi Mas Kaka. Karena meskipun jarang ketemu, tapi pernah manggung bareng, kami merasa dekat-dekat saja,” kata Denny.

DONASI UNTUK SUMATERA - Personel Slank, Kaka dan Bimbim bersama CEO Surya Grup Muhammad Suryo promotor sekaligus sponsor tunggal Konser Hey 42th Slank Peduli Sumatera yang akan digelar di Pantai Mertasari, Denpasar, Bali, Sabtu (27/12/2025).
DONASI UNTUK SUMATERA - Personel Slank, Kaka dan Bimbim bersama CEO Surya Grup Muhammad Suryo promotor sekaligus sponsor tunggal Konser Hey 42th Slank Peduli Sumatera yang akan digelar di Pantai Mertasari, Denpasar, Bali, Sabtu (27/12/2025). (HO/IST/HO/IST)

Denny menyebut, Kaka Slank merespons penjelasan tersebut dengan baik dan memahami situasi yang terjadi.

“Mas Kaka responsnya enak. Dia bilang ‘Iyalah’, maksudnya mereka juga sudah bisa lihat kalau itu karyanya robot atau generik,” ucapnya.

Denny menanbahkan, Kaka Slank justru merasa tidak enak karena nama Kuburan Band ikut terseret dalam isu tersebut.

“Mas Kaka malah mendoakan. Dia merasa enggak enak Kuburan Band jadi kebawa gara-gara Slank. Dia takut malah mengganggu promo lagu baru kami yang baru rilis, Ajeng,” tutur Denny.

“Masalah ini kayak kerjaannya Entity atau entitas AI di film itu. Kayak adu domba. Untungnya enggak ada yang disandera,” lanjutnya.

Sebelumnya, Resa menjelaskan lagu yang tengah viral di TikTok tersebut merupakan hasil kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Boleh bantu viralkan lagu baru Kuburan yang berjudul ‘Ajeng’, bukan lagu yang viral di TikTok yang hoaks, karena itu lagu AI,” tulis Resa, Senin (5/1/2026).

Kuburan Band sendiri diketahui baru saja merilis lagu berjudul Ajeng pada 2025.

Lagu ini menjadi momentum bagi Kuburan Band yang genap berusia 24 tahun.

Fenomena kehidupan anak muda masa kini menjadi pesan tersendiri dari lagu tersebut.

“Ajeng” juga menjadi pengingat akan perjalanan hidup, khususnya masa muda yang kerap dijalani tanpa banyak pertimbangan.

Sementara itu, Slank belum lama ini merilis single Republik Fufufafa bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 mereka pada 27 Desember 2025.

Lagu tersebut diketahui memuat kritik sosial yang disampaikan secara gamblang lewat lirik di dalamnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.