TRIBUNMANADO.CO.ID,SITARO- Kondisi terkini gunung api Karangetang, di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Kamis 8 Januari 2026.
Berdasarkan laporan pos pantau Gunung Karangetang periode pengamatan 07-01-2026 00:00-24:00 WITA.
Menurut laporan Umar Syarif petugas pemantau, secara visual tidak terlihat asap kawah.
Baca juga: Populer Sulut: Viral Mobil Dinas Tabrak Beton di Bolmong, Peningkatan Aktivitas Gunung Karangetang
Gunung kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III.
Untuk kegempaan terjadi hembusan sebanyak 23 kali dengan amplitudo : 20-40 mm, durasi : 15-50 detik.
Vulkanik dangkal terjadi sekali amplitudo : 20 mm, durasi : 7 detik.
Vulkanik dalam terjadi tiga kali amplitudo : 50 mm, S-P : 0.8-1.4 detik, durasi : 6.5-7.8 detik.
Tektonik jauh terjadi dua kali amplitudo : 50 mm, S-P : 4-63.6 detik, durasi : 87-1307 detik.
Hingga saat ini status aktivitas gunung Karangetang pada level II waspada.
Petugas pemantau pun merekomendasikan masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah Barat Daya dan Selatan sejauh 2.5 km.
Mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama kesektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.
Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai. (AMG)