TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Anak jalanan kembali ditemukan terlantar di depan sebuah usaha wilayah Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, Rabu 7 Januari 2026 pagi.
Bahkan, tiga di antaranya adalah remaja wanita yang berusia di bawah umur.
Mereka yang datang tanpa identitas serta bekal ini kemudian dipulangkan ke daerah asalnya via Pelabuhan Gilimanuk.
Menurut data yang berhasil diperoleh, total anak jalanan yang ditemukan sebanyak enam orang.
Baca juga: Jasa Jerambah di Pelabuhan Gilimanuk Bali Buka Suara Dituding Pungli, Salim: Kami Menawarkan Jasa
Mereka di antaranya berusia 13 tahun hingga 22 tahun.
Rinciannya, NA (13), PR (15), FDW (15), MY (16), IP (22) asal Surabaya dan MS (22) asal Gresik, Jawa Timur.
"Awalnya mereka ini datang dini hari dari Pelabuhan Gilimanuk terus bermalam di depan sebuah tempat hiburan malam," ungkap Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma saat dikonfirmasi, Rabu 7 Januari 2026.
Dia melanjutkan, dari keterangan mereka, rencananya akan bertujuan ke Denpasar untuk melancong.
Hanya saja, ketika ditanya identitas, mereka mengaku tak bawa identitas resmi serta bekal.
Mereka kemudian diberikan pembinaan serta diberikan sarapan sembari pendataan.
"Sudah kita arahkan ke Pos KTP untuk pendataan dan kemudian dipulangkan ke daerah asalnya lewat pelabuhan didampingi aparat gabungan wilayah (Pol PP, Bhabinkamtibmas, Babinsa)," ungkapnya.