Cewekbanget.id - Krim pelembap kulit sudah mennjadi salah satu skin care wajib bagi remaja.
Selain mencegah kulit kering, krim pelembap kulit juga dapat menghindari munculnya tanda-tanda penuaan.
Namun rupanya terdapat beberapa mitos tentang krim pelembap kulit yang sempat beredar luas.
Nah, kira-kira apa saja ya mitosnya dan seperti apa penjelasannya?
Berikut ini adalah penjelasan ahli mengenai mitos krim pelembap kulit yang dilansir dari laman Stylecaster.
1. Mitos krim pelembap kulit - Kamu harus menghindari pelembap jika kulitmu berminyak

Justru sebaliknya, jika kulitmu berminyak, menurut Dr. Barankin, pilihlah pelembap bebas minyak yang tetap dapat memberikan hidrasi pada kulit.
2. Mitos krim pelembap kulit - Selalu gunakan krim pelembap ketika kulit kering
"Pelembab idealnya harus diterapkan ketika kulit lembap," kata Dr. Barankin.
Dia merekomendasikan untuk mencuci muka atau mandi sebelum mengaplikasikan pelembap.
Setelah mencuci muka atau mandi, gunakan pelembap dalam dua hingga tiga menit.
Jika tidak, kamu akan kehilangan kesempatan untuk mengunci kelembapannya sebelum menguap jika menunggu sampai kulitmu kering.
3. Mitos krim pelembap kulit - Semua krim pelembap adalah sama!

Kebanyakan pelembap memiliki beberapa zat yang dapat mengunci kelembapan dan hidrasi kulit, kata Dr. Benjamin Barankin, seorang dokter kulit Toronto dan direktur medis dari Toronto Dermatology Center.
Ternyata, setiap produk memiliki formula masing-masing yang tidak sama.
Jadi, lebih baik kamu memilih produk pelembap dengan komposisi bahan yang dibutuhkan oleh kondisi kulitmu.
4. Mitos krim pelembap kulit - Kulitmu bisa menjadi tergantung pada krim pelembap
Banyak faktor yang berkontribusi membuat kulit kita menjadi dehidrasi, seperti genetika, cuaca, obat-obatan dan kondisi udara sehari-hari.
Karena tidak ada penghalang pada kulit untuk faktor-faktor tersebut, maka penting untuk menggunakan pelembap sehari-hari.
Apalagi kita juga bertambah tua, yang menyebabkan kulit kita butuh ekstra pelembap.
5. Mitos krim pelembap kulit - Krim pelembap dengan tabir surya dapat memberikan SPF yang cukup
Menurut Dr. Barankin, hal itu tergantung.
Jika musim dingin, pelembap dengan SPF mungkin baik-baik saja.
Tapi jika pada musim panas, lebih baik gunakan tabir surya yang baik dan berkualitas tinggi, karena dapat memberikan perlindungan terhadap UVA yang lebih baik.