- Deklarasi terbaru NATO memicu reaksi keras dari negara-negara yang bersekutu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pernyataan aliansi Barat tersebut dinilai semakin meningkatkan ketegangan global dan memperbesar risiko eskalasi konflik berskala luas.
Mengutip Tribunnews pada (8/1), penilaian itu muncul dari Viktor Medvedchuk.
Dia adalah seorang politikus pro-Kremlin yang diasingkan dari Ukraina ke Rusia sejak 2022.
Diketahui, sekutu-sekutu Rusia menilai sikap NATO sebagai provokatif dan berpotensi mengancam stabilitas internasional.
Merujuk pada niat mengerahkan kontingen multilateral di Ukraina setelah konflik berakhir.
Mereka memperingatkan bahwa langkah-langkah militer dan politik yang diambil NATO itu dapat menyeret dunia ke dalam konfrontasi yang lebih berbahaya.
Sejumlah pengamat menilai saling balas pernyataan antara NATO dan blok yang dipimpin Rusia kian mempersempit ruang diplomasi.
Situasi ini disebut memperkuat kekhawatiran global akan meningkatnya ancaman Perang Dunia III di tengah konflik geopolitik yang belum mereda.