TRIBUNNEWS.COM - Skor 0-0 menjadi hasil akhir super big match Arsenal vs Liverpool pada pekan 21 Liga Inggris yang berlangsung di Emirates Stadium, London Utara, Jumat (9/1) dini hari WIB.
Jalannya pertandingan berlangsung alot. Jual beli serangan diperlihatkan kedua tim. Namun serangkaian peluang dari Arsenal dan Liverpool tidak ada satupun yang membuahkan gol.
Dengan hasil ini Arsenal tetap kokoh sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Inggris.
Meriam London membukukan 49 poin, unggul enam angka atas Manchester City yang duduk di urutan kedua.
Sedangkan satu poin bagi Liverpool membuat mereka belum beranjak dari posisi empat. The Reds mengemas 35 angka atau tertinggal 14 poin dari Arsenal.
Sorotan di laga ini tertuju kepada insiden Jeremie Frimpong di menit ke-37. Saat itu Frimpong melakukan akselerasi merangsek ke dalam kotak penalti Arsenal dan mendapatkan pengawalan dari Piero Hincapie.
Frimpong kemudian terjatuh di area kotak terlarang. Insiden ini menimbulkan keributan antar pemain Liverpool dan Arsenal.
Pemain Arsenal jelas meneriakkan bahwa insiden itu bukan penalti, tetapi sebaliknya para pemain Liverpool yang meminta wasit memberikan hadiah sepakan 12 pass.
Pengadil pertandingan pun mengambil keputusan untuk tidak memberikan penalti kepada Liverpool karena dalam tangkapan video terlihat jelas Frimpong terjatuh sendiri.
Keributan itu bahkan memancing mantan ketua PGMOL (Professional Game Match Officials Limited) Keith Hackett bereaksi di media sosial, yang memastikan bahwa insiden Frimpong tidak layak diberikan penalti.
Alasan Keith Hackett sangat jelas bahwa tidak ada kontak yang dilakukan Hincapie untuk menjatuhkan Frimpong. Sebaliknya, pemain Liverpool itu terjatuh sendiri akibat salah tumpuan di kaki kirinya.
Bertindak sebagai tuan rumah, Arsenal langsung mendominasi pertandingan sejak sepak mula. Percobaan Leandro Trossard pada menit ke-10 belum menemui sasaran karena terhalang.
Bukayo Saka melepas tembakan melengkung dari luar kotak penalti delapan menit berselang. Bola masih mudah diamankan oleh Alisson Becker.
Sejumlah situasi bagus diciptakan Arsenal dari kedua sisi lebar lapangan. Namun Liverpool tampil baik mengantisipasi umpan-umpan silang dan menyapunya.
Nyaris! Liverpool hampir unggul pada menit ke-26 saat sapuan David Raya jatuh di kaki Conor Bradley. Bradley melepas sepakan lob dan mengenai mistar gawang! Tembakan Cody Gakpo yang mengikuti masih terhalang.
Baca juga: Laga Lawan Liverpool Jadi Momen Pembuktian Arsenal, Arteta: Ujian Juara!
Declan Rice menyambar sebuah sapuan dari Bradley pada menit ke-43. Alisson bisa mengantisipasi dan menahannya. Tak ada gol sampai babak pertama berakhir.
Selepas rehat, pertandingan semakin memanas di babak kedua.
Dominik Szoboszlai mencoba menaklukkan kiper dari tendangan bebas, tapi tembakannya yang lemah melayang beberapa meter di sebelah kanan tiang gawang.
Tak lama kemudian, sang gelandang Hungaria mengambil bola rebound dari umpan yang dirinya coba berikan sendiri dan meluncurkan tembakan dari jarak menengah.
Lesakkan Szoboszlai Seharusnya mengirim bola melayang jauh di atas mistar gawang.
Szoboszlai lagi-lagi kena apes pada menit ke-82 usai tembakannya melayang tipia di atas mistar.
Kedudukan 0-0 bertahan sampai terdengar bunyi akhir peluit
Arsenal
Raya, Timber, Saliba, Gabriel, Hincapie, Odegaard, Rice, Zubimendi, Saka, Trossard, Gyokeres
Liverpool
Alisson, Bradley, Konate, Van Dijk, Kerkez, Gravenberch, Mac Allister, Frimpong, Szoboszlai, Gakpo, Wirtz
(Tribunnews.com/Giri)