Biang Kerok 'Pengkhianatan' hingga Penangkapan Presiden Maduro Terkuak! Sosok Javier Dicurigai
January 09, 2026 10:42 AM

Isu dugaan pengkhianatan Jenderal Javier muncul setelah operasi militer AS yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro.

Sebagai kepala keamanan presiden, posisi ini membuat namanya segera menjadi sorotan ketika sistem pengamanan Maduro runtuh secara cepat.

Media lokal melaporkan tuduhan bahwa sang jenderal tidak hanya lalai menjalankan tugas, tetapi juga “menjual kedaulatan kepada pihak yang membayar paling tinggi,” dengan spekulasi adanya surat perintah penangkapan.

Namun hingga kini, tidak ada pernyataan resmi pemerintah Venezuela yang secara terbuka menyebut Marcano bersalah atas pengkhianatan dalam arti hukum pidana atau militer.

Di sisi lain, Delcy Rodríguez, Presiden interim Venezuela, dilaporkan telah memberhentikan Javier Marcano Tabata.

Menteri Komunikasi Venezuela, Freddy Nanez, menyatakan bahwa Delcy mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas Javier, namun tidak menyebutkan keberadaan atau statusnya saat ini.

Lantas, muncul pertanyaan yang membuat publik penasaran, yakni di manakah dan bagaimanakah nasib Jenderal Javier ke depannya?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.